PERLAWANAN TOKOH UTAMA TERHADAP AGAMA DALAM NOVEL ANJING MENGEONG KUCING MENGGONGGONG KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI

SUMARNI, SUMARNI (2026) PERLAWANAN TOKOH UTAMA TERHADAP AGAMA DALAM NOVEL ANJING MENGEONG KUCING MENGGONGGONG KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan dampak perlawanan tokoh utama terhadap agama dalam novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan dengan menggunakan kajian hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik antara individu dan nilai-nilai keagamaan yang dominan serta munculnya sikap kritis tokoh utama terhadap aturan, praktik, dan otoritas agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian berupa kata, kalimat, dialog, narası, dan tindakan tokoh yang menunjukkan perlawanan terhadap agama dalam novel. Sumber data primer penelitian adalah novel Anjing Mengeong Kucing Menggonggong karya Eka Kurniawan, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, pembacaan menyeluruh close reading, pencatatan, dan kategorisasi data. Analisis data melalui reduksi data, klasifikasi, interpretasi berdasarkan teori hegemoni Antonio Gramsci, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan tokoh utama, Sato Reang, terhadap agama berlangsung secara bertahap dan terbagi menjadi tigabentuk, yaitu perlawanan intelektual berupa kesadaran kritis, perlawanan praktis melalui tindakan simbolik, dan perlawanan terhadap otoritas melalui relasi kekuasaan. Perlawanan tersebut berdampak pada terbentuknya kebebasan berpikir dan kemandirian individu, menurunnya kepatuhan terhadap praktik keagamaan, munculnya konflik dengan keluarga dan lingkungan sosial, serta berkembangnya sikap skeptis terhadap otoritas keagamaan. Dengan demikian, perlawanan Sato Reang dapat dipahami sebagai bentuk kesadaran kritis dan kontrahegemoni terhadap dominasi ideologi agama yang memengaruhi kehidupan individu dan relasi sosial.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorI MADE, SUYASAnidn0009046103
Thesis advisorLINDA, AYU DARMURTIKAnidn0824078707
Uncontrolled Keywords: perlawanan, agama, tokoh utama, hegemoni, Antonio Gramsci, Anjing Mengeong Kucina Menggonggong.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan
300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Sumarni Sumarni
Date Deposited: 01 Sep 2026 06:22
Last Modified: 01 Sep 2026 06:22
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16090

Actions (login required)

View Item View Item