ANALISIS PENGARUH FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI PARSIAL SEMEN PADA PEMBUATAN BATA RINGAN CLC (CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE)

DHIDA, JOAN LESMANA (2026) ANALISIS PENGARUH FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI PARSIAL SEMEN PADA PEMBUATAN BATA RINGAN CLC (CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan material dinding yang ringan, efisien, dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah industri. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan fly ash sebagai pengganti parsial semen terhadap karakteristik bata ringan Cellular Lightweight Concrete (CLC), meliputi densitas, daya serap air, kuat tekan, dan pola retakan. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% dari berat semen. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan benda uji berbentuk kubus berukuran 15 × 15 × 15 cm sebanyak tiga sampel pada setiap variasi. Bahan penyusun terdiri atas semen Portland, pasir lokal, air, foam agent, dan fly ash dari PLTU Jeranjang. Pengujian meliputi karakteristik agregat, densitas, daya serap air, kuat tekan menggunakan Compression Testing Machine (CTM), serta analisis pola retakan. Pengujian dan evaluasi mengacu pada standar yang digunakan dalam penelitian, antara lain SNI 8640:2018 untuk spesifikasi bata ringan, SNI 1971:2011, SNI 03-1970-1990, SNI 03-4804-1998, serta ASTM C39/C39M-14 untuk analisis pola keruntuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar fly ash menurunkan densitas dari 713,58 kg/m³ (0%) menjadi 645,93 kg/m³ (30%), sedangkan daya serap air meningkat dari 22,85% menjadi 32,77%. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi 0% sebesar 1,746 MPa pada umur 7 hari atau 2,686 MPa pada umur 28 hari, sedangkan terendah pada variasi 30% sebesar 1,021 MPa. Berdasarkan SNI 8640:2018, variasi 0%–20% memenuhi persyaratan kuat tekan bata ringan non-struktural, sedangkan 25%–30% tidak memenuhi. Pola retakan tidak menunjukkan pengaruh yang konsisten akibat penambahan fly ash karena dipengaruhi ketidakkonsistenan proses pencampuran.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAHMAD, ZARKASInidn0819068903
Thesis advisorNURUL, HIDAYATInidn0815049401
Uncontrolled Keywords: fly ash, bata ringan CLC, densitas, daya serap air, kuat tekan.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: DHIDA JOAN LESMANA
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:46
Last Modified: 31 Aug 2026 07:46
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16082

Actions (login required)

View Item View Item