PURNAMA, SUPYAN ASSAURI (2026) EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN DENGAN FORMULARIUM NASIONAL DI PUSKESMAS KEDIRI PERIODE OKTOBER-DESEMBER 2025. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan obat yang tidak rasional masih menjadi permasalahan dalam pelayanan kesehatan karena dapat menyebabkan ketidaktepatan terapi, efek samping, dan peningkatan resistensi antibiotik. Formularium Nasional (FORNAS) ditetapkan sebagai acuan peresepan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung penggunaan obat yang rasional, efektif, dan efisien. Meskipun sistem resep elektronik telah diterapkan di Puskesmas, pengadaan obat di luar FORNAS masih memungkinkan terjadinya ketidaksesuaian peresepan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian peresepan obat dengan FORNAS di Puskesmas Kediri periode Oktober–Desember 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan 100 e-resep yang dipilih melalui multistage random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 resep elektronik yang dianalisis diperoleh 257 item obat. Antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah Amoksisilin (13 resep), sedangkan penggunaan antibiotik tertinggi terdapat di Poli Gigi. Selain itu, ditemukan 22 item obat yang tidak sesuai dengan FORNAS, dengan Deksametason 0,5 mg dan Ambroksol sebagai obat non-FORNAS yang paling sering diresepkan, serta Poli Anak menjadi poli dengan jumlah peresepan obat non-FORNAS terbanyak. Kesimpulannya yaitu pola peresepan obat berdasarkan indikator peresepan WHO menunjukkan rata-rata jumlah item obat per lembar resep sebesar 2,57 item, persentase peresepan obat dengan nama generik sebesar 100%, persentase peresepan antibiotik sebesar 31%, dan persentase peresepan obat sediaan injeksi sebesar 0%. Tingkat kesesuaian peresepan obat dengan FORNAS mencapai 91,43%, yang berarti belum mencapai target ideal 100% yang ditetapkan Kemenkes RI, sehingga masih terdapat ketidaksesuaian dalam peresepan obat dengan FORNAS.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | FORNAS, kesesuaian peresepan, penggunaan obat rasional, Puskesmas. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | Purnama Supyan Assauri | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:03 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:03 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
