GAMBARAN PENGGUNAAN LAYANAN TELEFARMASI PADA MASYARAKAT DI LOMBOK BARAT

I, KETUT WISNU ARYA WIRATAMA (2026) GAMBARAN PENGGUNAAN LAYANAN TELEFARMASI PADA MASYARAKAT DI LOMBOK BARAT. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan layanan telefarmasi sebagai salah satu bentuk pelayanan kefarmasian yang memanfaatkan media digital untuk memberikan informasi, konsultasi, edukasi, serta pemantauan penggunaan obat kepada masyarakat. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kefarmasian yang lebih efektif, efisien, dan mudah dijangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan layanan telefarmasi pada masyarakat di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan karakteristik responden, pengalaman penggunaan layanan, platform yang digunakan, serta informasi yang diperoleh melalui layanan telefarmasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 157 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 17–25 tahun (53,50%), berjenis kelamin perempuan (59,24%), berdomisili di Kecamatan Labuapi (33,12%) berpendidikan SMA/SMK (49,68%),. Sebanyak 104 responden (66,24%) pernah menggunakan layanan telefarmasi, dengan Aplikasi Kesehatan (Halodoc/Gooddoctor/dll sebagai platform yang paling banyak digunakan (52,88%). Informasi yang paling sering diperoleh responden melalui layanan telefarmasi adalah nama dan kegunaan obat (27,79%), sedangkan informasi yang paling sedikit diperoleh adalah dosis dan cara pemakaian obat (4,83%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kabupaten Lombok Barat telah memanfaatkan layanan telefarmasi sebagai sarana memperoleh informasi dan pelayanan kefarmasian, dengan WhatsApp menjadi platform yang paling banyak digunakan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorANNA, PRADININGSIHnidn0430108803
Thesis advisorNUR, FURQANInidn0814118801
Uncontrolled Keywords: Telefarmasi, Penggunaan, Platform, Lombok Barat.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan
300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: I Ketut Wisnu Arya Wiratama
Date Deposited: 21 Aug 2026 05:58
Last Modified: 21 Aug 2026 05:58
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15315

Actions (login required)

View Item View Item