RABIATUN, RIANI (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN USIA MUDA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CEHCK.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan usia muda remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bayan dipicu oleh faktor pendidikan, ekonomi, budaya merariq, dan lingkungan. Fenomena tersebut berisiko meningkatkan angka kematian ibu, stunting, serta kemiskinan antargenerasi di Kabupaten Lombok Utara. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini remaja putri tersebut. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study ini bertujuan untuk mengamati hubungan berbagai faktor risiko secara simultan pada populasi sebanyak 647 remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bayan. Dari total populasi tersebut, diperoleh sampel minimum yang representatif sebanyak 247 responden berdasarkan perhitungan rumus Slovin yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Kriteria inklusi sampel menetapkan remaja putri berusia 10 hingga 24 tahun, berdomisili sah di wilayah kerja Puskesmas Bayan, dan bersedia penuh mengisi instrumen kuesioner adaptasi dari studi Friscila et al. (2024). Seluruh data yang terkumpul kemudian diolah secara sistematis melalui tahapan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05 berbantuan perangkat lunak SPSS. Hasil: Hasil analisis Chi-Square membuktikan pengetahuan, budaya, dan lingkungan berhubungan sangat signifikan (p=0,000) dengan 49,8% kejadian pernikahan dini di Puskesmas Bayan. Uniknya, angka pernikahan ini justru didominasi oleh kelompok dengan pengaruh budaya rendah sebesar 77,4%. Maka dari itu, kolaborasi intervensi lintas sektor sangat mendesak demi menekan laju perkawinan tersebut. Kesimpulan: Pengetahuan, budaya, dan lingkungan berhubungan signifikan dengan pernikahan dini.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pernikahan Usia Muda, Remaja Putri, Faktor Risiko. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | RABIATUN RIANI | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 06:12 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2026 06:12 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15024 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
