SUCI, PEBRIYANTI PUTRI (2026) KAJIAN ETNOFISIKA PADA PROSES PEMBUATAN GERABAH TRADISIONAL DI DESA BANYUMULEK. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Suci Pebriyanti Putri. 2022. Kajian Etnofisika Pada Proses Pembuatan Gerabah Tradisional di Desa Banyumulek. Skripsi. Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram. Pembimbing 1: Dr. Khairil Anwar, M.Pd.Si Pembimbing 2: Islahudin, M.PFis ABSTRAK Pembakaran merupakan tahap penting dalam produksi gerabah karena menentukan karakteristik fisik produk akhir. Di komunitas Desa Banyumulek, proses pembakaran masih dilakukan berdasarkan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi tanpa menggunakan alat ukur, sehingga menjadikannya topik penelitian yang menarik dari perspektif etnofisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara suhu dan durasi pembakaran terhadap porositas serta warna permukaan gerabah tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengukuran suhu menggunakan termokopel digital, pengukuran durasi pembakaran, pengujian porositas melalui metode penyerapan air, serta analisis warna berdasarkan nilai RGB dan luminansi. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara suhu dan durasi pembakaran dengan porositas memiliki nilai koefisien determinasi (R²) masing-masing sebesar 0,8343 dan 0,9652, sedangkan hubungan antara suhu dan durasi pembakaran dengan warna permukaan gerabah memiliki nilai R² sebesar 0,9311 dan 0,9526. Peningkatan suhu dan durasi pembakaran menyebabkan berkurangnya porositas gerabah serta warna permukaan yang lebih gelap, yang menandakan tingkat kematangan yang lebih tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pembakaran gerabah tradisional terkait dengan konsep perpindahan panas, sintering, radiasi termal, dan hukum perpindahan Wien sebagai landasan konseptual untuk menjelaskan perubahan warna, sehingga berpotensi menjadi sumber pendidikan fisika yang berakar pada kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | etnofisika, gerabah, suhu pembakaran, porositas, kekuatan tekan, warna gerabah | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 607 Pendidikan, Riset dan Topik Terkait di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Suci Pebrianti Putri | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 02:18 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 02:18 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
