DAMPAK POLA ASUH KELUARGA SEBAGAI PENDORONG PERNIKAHAN USIA MUDA DI DESA POHGADING KECAMATAN PERINGGABAYA LOMBOK TIMUR

HELDA, APRIANI (2025) DAMPAK POLA ASUH KELUARGA SEBAGAI PENDORONG PERNIKAHAN USIA MUDA DI DESA POHGADING KECAMATAN PERINGGABAYA LOMBOK TIMUR. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pernikahan usia muda merupakan salah satu isu sosial yang masih banyak dijumpai di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan budaya, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan dalam lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh orang tua sebagai salah satu faktor pendorong terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja.Metode penelitian yang di gunakan adalah jenis penlitian kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi, penelitian ini mengungkap dinamika hubungan keluarga dan pengaruhnya terhadap keputusan pernikahan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pola asuh keluarga di desa pohgading sebagian besar keluarga di Desa Pohgading menerapkan pola asuh permisif dan otoriter.pola asuh berkontribusi terhadap keputusan menikah di usia muda Dalam pola asuh permisif, orang tua cenderung memberikan kebebasan tanpa batasan yang jelas, sehingga anak kurang mendapatkan bimbingan dalam membuat keputusan penting, termasuk soal pernikahan. Sementara pada pola asuh otoriter, anak-anak merasa tertekan dan kurang memiliki ruang untuk berdiskusi, sehingga ketika menghadapi tekanan sosial atau konflik pribadi, mereka melihat pernikahan sebagai jalan keluar. Di sisi lain, norma budaya dan tekanan sosial yang menganggap bahwa menikah pada usia muda adalah hal wajar atau bahkan diharapkan, memperkuat dorongan tersebut.Selain itu, rendahnya tingkat pendidikan orang tua dan minimnya pemahaman mengenai dampak negatif pernikahan usia dini juga menjadi faktor penentu. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan literasi keluarga tentang pola asuh yang sehat, serta program edukatif yang melibatkan tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan untuk mencegah pernikahan dini dan mendukung perkembangan remaja secara optimal.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorMAEMUNAH, MAEMUNAHnidn0802056801
Thesis advisorISNAINI, ISNAINInidn0803058401
Uncontrolled Keywords: pola asuh keluarga , pernikahan usia muda
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Helda Apriani
Date Deposited: 28 Aug 2025 02:18
Last Modified: 28 Aug 2025 02:18
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/12105

Actions (login required)

View Item View Item