OPTIMASI KETERSEDIAAN AIR EMBUNG AI MUAL DAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT

MUH JAMALUDDIN, SADRI (2021) OPTIMASI KETERSEDIAAN AIR EMBUNG AI MUAL DAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text (COVER-BAB III)
COVER - BAB III.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V-LAMPIRAN)
BAB V - LAMPIRAN.pdf

Download (9MB)
[img] Text (SIMILARITY CHECK)
18% OPTIMASI_KETERSEDIAAN_AIR_EMBUNG_AI_MUAL_DAN_KEBUT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20MB) | Request a copy

Abstract

Kebutuhan air merupakan daya faktor determinan yang menentukan kinerja sektor pertanian, karena tidak ada satu pun tanaman pertanian dan ternak yang tidak memerlukan air. Secara kuantitas, permasalahan air bagi pertanian terutama di lahan kering adalah persoalan ketidaksesuaian air antara kebutuhan dan pasokan menurut waktu (temporal) dan tempat (spatial). Salah satu potensi embung yang ada di Kecamatan Jereweh adalah Embung Ai Mual. Embung ini berada di Desa Belo, Kecamatan Jereweh. Embung ini berada pada aliran sungai Brang Badaning (Ordo 2) (DAS Jereweh). Luas Cathment Area 17,11 km2 dengan panjang sungai 7,15 km. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi pemanfaatan sumber air Embung Ai Mual sehingga dihasilkan suatu simulasi optimal dalam hal pemenuhan luas areal irigasi yang ada maupun peningkatan terhadap intensitas tanam.Dalam analisis keseimbangan air pada embung Ai Mual dilakukan perhitungan, analisis hujan rerata daerah, uji konsistensi data, analisis hujan efektif, analisis evapotranpirasi, analisis ketersediaan air, analisis kebutuhan air irigasi, analisis kapasitas tampungan, dan analisis keseimbangan air (Metode NRECA). Dari hasil perhitungan analisa kebutuhan air Rerata hujan tahunan sebesar 7,530 mm. ketersediaan air dihitung menggunakan metode Nreca diperoleh rerata inflow sebesar 3,201 m3/dt, dengan keandalan 80% (Q80) sebesar 0,031 m3/dt, dan keandalan 50% (Q50) sebesar 0,040 m3/dt. Kebutuhan air bersih di sawah (NFR) 2,12 lt/dt/ha, sedangkan kebutuhan air di intake (DR) sebesar 3,27 lt/dt/ha. Dari hasil perhitungan simulasi optimasi embung dihasilkan luas areal irigasi 100.00 Ha, jenis tanaman palawija adalah jagung, intensitas tanam sebesar 200%, keandalan statistik 83%. Rincian pola tanam berdasarkan intensitas tanam adalah sebagai berikut : - MT-1 Padi, luas areal irigasi 100.00 Ha dengan intensitas tanam 100%. - MT-2 Padi, luas areal irigasi 100.00 Ha dengan intensitas tanam 10%. - MT-2 Palawija, luas areal irigasi 100.00 Ha dengan intensitas tanam 90%. - MT-3 Bero, luas areal irigasi 100.00 Ha dengan intensitas tanam 0%.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorM. ISLAMY, RUSYDAnidn0824017501
Thesis advisorTITIK, WAHYUNINGSIHnidn0819097401
Uncontrolled Keywords: Ketersediaan Air, Kebutuhan Air Irigasi, Optimasi.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: MUH. JAMALUDDIN SADRI
Date Deposited: 19 Sep 2021 10:06
Last Modified: 19 Sep 2021 10:06
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/3413

Actions (login required)

View Item View Item