PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KAKAO (Theobroma Cacao) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MI JAGUNG BASAH

ALFIN, HIDAYAT (2021) PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KAKAO (Theobroma Cacao) TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MI JAGUNG BASAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-BAB III.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mi merupakan produk makanan dengan bahan baku utama adalah tepung terigu, produk mi umumnya digunakan sebagai sumber energi karena memiliki karbohidrat yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk kakao (theobroma cacao) terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik mi jagung basah. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data dianalisis dengan sidik ragam dan uji signifikan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5% dengan perlakuan faktor tunggal yaitu persentase penambahan bubuk kakao pada pembuatan mi jagung basah, dengan perlakuan sebagai berikut: S0 : 0%, S1 : 3%, S2 : 6%, S3 : 9%, S4 : 12%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan penambahan bubuk kakao berpengaruh secara nyata terhadap sifat fisik (parameter cooking time dan daya serap air), pada sifat kimia yaitu (parameter kadar air, kadar abu, kadar pati dan aktivitasa antioksidan), serta pada sifat organoleptik uji skoring (parameter rasa, warna dan aroma), dan sifat organoleptik uji hedonic (parameter rasa dan tekstur), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap sifat fisik (parameter cooking loss) dan sifat organoleptik uji skoring (parameter tekstur) dan sifat organoleptik uji hedonic (parameter warna dan aroma). Semakin banyak penambahan bubuk kakao maka kadar air, kadar abu, kadar pati dan aktivitas antioksidan mi jagung basah semakin meningkat. Pada sifat fisik mi jagung basah, semakin banyak penambahan bubuk kakao maka daya serap, cooking time dan tekstur mi jagung basah semakin meningkat tetapi, cooking loss dan warna semakin menurun. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan S2 (100% tepung jagung : 6% bubuk kakao). Karakteristik mi jagung basah ini mengandung kadar air 43,22%, kadar abu 2,08%, kadar pati 9,76%, aktivitas antioksidan 92,73%, daya serap 13,63%, cooking loss 23,35%, cooking time 5,04 menit. Skor sifat sensori mi jagung basah untuk rasa agak pahit, berwarna coklat, mempunyai tekstur agak kenyal, beraroma coklat agak kuat dan agak disukai panelis.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ReviewerNURHAYATI, NURHAYATInidn0824098502
ReviewerADI, SAPUTRADInidn0816067901
Uncontrolled Keywords: Mi Jagung Basah, Tepung Jagung, Bubuk Kakao.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 630 Pertanian & Ilmu Berkaitan > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian
600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 631 Teknik Khusus tentang Pertanian
Divisions: Fakultas Pertanian > Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Muhammad Soadikin
Date Deposited: 22 Mar 2021 04:22
Last Modified: 22 Mar 2021 04:22
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/2318

Actions (login required)

View Item View Item