Studi Literatur : ANALISIS KADAR KAFEIN KOPI ARABICA (Coffea arabica) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

RIANTAMA, GERALDIN (2026) Studi Literatur : ANALISIS KADAR KAFEIN KOPI ARABICA (Coffea arabica) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CEK_.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kopi Arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu jenis kopi yang banyak dikonsumsi dan mengandung kafein sebagai salah satu senyawa alkaloid utama. Kadar kafein dalam kopi dapat berbeda-beda karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti asal daerah, kondisi lingkungan, tingkat kematangan, proses fermentasi, serta suhu dan lama penyangraian. Spektrofotometri UV-Vis merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kadar kafein karena memiliki prosedur yang relatif sederhana, cepat, dan dapat memberikan hasil analisis yang cukup akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kafein pada kopi Arabika (Coffea arabica) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah 10 jurnal nasional yang diterbitkan pada periode 2016–2026. Literatur diperoleh melalui pencarian pada basis data Google Scholar menggunakan kata kunci “analisis kadar kafein menggunakan spektrofotometer UV-Vis” dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis kadar kafein pada kopi menggunakan spektrofotometri UV-Vis dilakukan pada panjang gelombang yang berkisar antara 272–285 nm. Kadar kafein yang diperoleh dari berbagai penelitian menunjukkan variasi yang cukup besar, yaitu sekitar 0,10% hingga lebih dari 2,90%. Perbedaan kadar kafein dipengaruhi oleh karakteristik bahan baku dan proses pengolahan kopi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penyangraian cenderung menurunkan kadar kafein, sedangkan tingkat kematangan dan proses fermentasi juga dapat menyebabkan perbedaan kandungan kafein. Dengan demikian, kadar kafein pada kopi Arabika tidak bersifat tetap dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Metode spektrofotometri UV-Vis dapat digunakan sebagai metode analisis kadar kafein yang relatif sederhana dan efektif.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorABDUL, RAHMAN WAHIDnidn0817038601
Thesis advisorYULI, FITRIANAnidn0822078201
Uncontrolled Keywords: Kopi Arabika, Kafein, Spektrofotometri UV-Vis, Studi Literatur
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 613 Ilmu Kesehatan Umum, Kesehatan Individu, Promosi Kesehatan, Higienis Umum > 613.6 Topik-topik Khusus tentang Kesehatan dan Keselamatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: RIAN TAMAA GERALDIN
Date Deposited: 08 Sep 2026 02:17
Last Modified: 08 Sep 2026 02:17
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16188

Actions (login required)

View Item View Item