MUHAMMAD, SUFYAN IFANSYAH (2026) REDESIGN STRUKTUR BETON BERTULANG SEBAGAI STRUKTUR TAHAN GEMPA DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS PADA GEDUNG BPSI LHK MATARAM. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Struktur gedung bertingkat memiliki resiko tinggi untuk terjadinya kegagalan struktur yang dapat diakibatkan oleh bencana alam seperti gempa bumi. Gempa bumi merupakan getaran alam yang terjadi pada lapis permukaan bumi yang diakibatkan oleh terlepasnya energi dari dalam bumi secara tiba-tiba sehingga menciptakan gelombang seismik yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi. Tujuan Dari Penelitian Ini Mengetahui faktor reduksi (R) besaran beban gempa pada metode SRPMK dan Mengetahui hasil perancangan struktur Gedung Khususnya pada Pembanguanan BPSILHK Mataram. Penelitian dilakukan melalui studi literatur, pengumpulan data teknis bangunan, penentuan pembebanan struktur berdasarkan SNI 1727:2020, analisis beban gempa sesuai SNI 1726:2019, serta perencanaan struktur beton bertulang mengacu pada SNI 2847:2019. Analisis dan perencanaan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS V.20 dengan menerapkan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Tahapan analisis meliputi perencanaan awal dimensi balok, kolom, dan pelat, analisis pembebanan struktur, evaluasi hubungan balok-kolom, serta verifikasi kinerja struktur terhadap pembebanan gempa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan SNI 1726:2019, gedung BPSILHK Mataram menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan faktor reduksi gempa R = 8, faktor kuat lebih sistem Ω₀ = 3, dan faktor pembesaran defleksi Cd = 5,5. Dengan faktor reduksi R = 8, gaya gempa desain yang bekerja pada struktur dapat direduksi karena SRPMK memiliki tingkat daktilitas yang tinggi. Faktor skala yang diperoleh adalah 1,2263 g. Hasil perancangan menunjukkan bahwa struktur gedung BPSILHK Mataram direncanakan menggunakan SRPMK dan dianalisis dengan ETABS V.20, dengan mengacu pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Gedung memiliki 2 lantai dengan luas 881,1 m² dan tinggi total 8,92 m.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | SRPMK, gempa, ETABS, faktor reduksi, struktur beton. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | MUHAMMAD SUFYAN IFANSYAH | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 02:25 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Sep 2026 02:25 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
