PENGARUH BENTUK SERAT LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) TERHADAP KUAT GESER DALAM TANAH PASIR BERLEMPUNG BERDASARKAN UJI LABORATORIUM

Rahmawati, Andini (2026) PENGARUH BENTUK SERAT LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) TERHADAP KUAT GESER DALAM TANAH PASIR BERLEMPUNG BERDASARKAN UJI LABORATORIUM. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Tanah pasir berlempung umumnya memiliki daya dukung dan kuat geser yang relatif rendah akibat komposisi butiran halus yang mendominasi, sehingga diperlukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan kinerja teknisnya, salah satunya melalui pemanfaatan limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai material perkuatan sekaligus solusi pengurangan limbah plastik yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bentuk serat limbah plastik PET terhadap nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ) tanah pasir berlempung, serta menentukan bentuk serat yang memberikan peningkatan kuat geser paling optimal. Metode penelitian eksperimental yang dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Mataram, menggunakan sampel tanah pasir berlempung dari Dusun Ujung Lauk, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Objek penelitian berupa tanah asli yang distabilisasi dengan serat PET sebesar 0,5% dalam empat variasi bentuk, yaitu segitiga, bujur sangkar, persegi panjang, dan lingkaran, melalui pengujian sifat fisik, uji pemadatan (standard proctor), dan uji kuat geser langsung (direct shear test). Hasil pengujian menunjukkan tanah asli diklasifikasikan sebagai Pasir Berlempung (SC) dengan nilai kohesi 0,322 kg/cm² dan sudut geser dalam 31,728°. Penambahan 0,5% serat PET pada seluruh variasi bentuk secara konsisten menurunkan nilai kohesi akibat terganggunya ikatan antarpartikel tanah (smooth interface). Penurunan nilai kohesi tertinggi terjadi pada variasi bujur sangkar yaitu sebesar 76,71%, diikuti bentuk lingkaran sebesar 53,73%, segitiga sebesar 45,65%, dan penurunan terkecil pada bentuk persegi panjang sebesar 40,37%. Sebaliknya, perubahan sudut geser dalam (φ) sangat dipengaruhi oleh efektivitas geometri sudut serat (interlocking effect). Serat berbentuk segitiga memberikan peningkatan sudut geser dalam tertinggi sebesar 17,48% dan bujur sangkar sebesar 10,71%. Sementara itu, bentuk persegi panjang mengalami penurunan sebesar 2,13% dan penurunan terbesar terjadi pada bentuk lingkaran yaitu sebesar 7,79%. Dengan demikian, serat PET berbentuk segitiga disimpulkan sebagai variasi bentuk paling efektif dalam meningkatkan parameter kuat geser tanah secara keseluruhan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPujiastuti, Heninidn0828027201
Thesis advisorHidayati, Nurulnidn0815049401
Uncontrolled Keywords: tanah pasir berlempung, serat Polyethylene Terephthalate (PET), bentuk serat, kuat geser tanah, direct shear test
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Andimi Rahmawati
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:14
Last Modified: 28 Aug 2026 08:14
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16029

Actions (login required)

View Item View Item