ANALISIS PENGARUH VARIASI KADAR AIR TERHADAP NILAI KUAT GESER TANAH LANAU BERDASARKAN UJI LABORATORIUM (STUDI KASUS DUSUN MONG I DESA KUTA)

Amanda, Riski Fitria (2026) ANALISIS PENGARUH VARIASI KADAR AIR TERHADAP NILAI KUAT GESER TANAH LANAU BERDASARKAN UJI LABORATORIUM (STUDI KASUS DUSUN MONG I DESA KUTA). Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16MB) | Request a copy

Abstract

Tanah lanau merupakan jenis tanah yang sifat fisik dan mekaniknya dipengaruhi oleh perubahan kadar air sehingga dapat memengaruhi nilai kuat geser tanah. Pada lokasi penelitian di Dusun Mong I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, kondisi tanah pada musim hujan sering mengalami peningkatan kadar air yang menyebabkan tanah menjadi lebih lunak dan berpotensi menurunkan kestabilan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah serta menganalisis pengaruh variasi kadar air terhadap nilai kuat geser tanah lanau di Dusun Mong I, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium melalui pengujian kadar air, berat isi, berat jenis (Specific Gravity), analisis ukuran butiran, batas Atterberg, klasifikasi tanah, Standard Proctor Test, dan Direct Shear Test. Pengujian kuat geser dilakukan pada lima variasi kadar air, yaitu OMC−10%, OMC−5%, OMC, OMC+5%, dan OMC+10%, dengan parameter yang dianalisis meliputi kohesi (c), sudut geser dalam (φ), dan kuat geser tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah memiliki kadar air alami rata-rata 27,28%, berat isi basah 1,15 gr/cm³, berat isi kering 0,89 gr/cm³, berat jenis 2,29, serta persentase lolos saringan No. 200 sebesar 79,45%. Nilai batas Atterberg terdiri atas Liquid Limit (LL) 39,15%, Plastic Limit (PL) 27,32%, dan Plasticity Index (PI) 11,82%. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah termasuk kelompok A-6, sedangkan menurut USCS termasuk kelompok ML. Hasil Standard Proctor Test menunjukkan kadar air optimum (Optimum Moisture Content/OMC) sebesar 32,25% dan berat isi kering maksimum (Maximum Dry Density/MDD) sebesar 1,451 gr/cm³. Pengujian Direct Shear Test menunjukkan bahwa nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ) tertinggi diperoleh pada kondisi OMC, yaitu masing-masing sebesar 0,151 kg/cm² dan 17,752°. Pada kondisi OMC−10% nilai kohesi sebesar 0,031 kg/cm² meningkat menjadi 0,132 kg/cm² pada OMC−5%, mencapai maksimum pada OMC, kemudian menurun menjadi 0,046 kg/cm² pada OMC+5% dan 0,023 kg/cm² pada OMC+10%. Pola serupa terjadi pada sudut geser dalam. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi kadar air berpengaruh nyata terhadap kuat geser tanah, di mana kondisi OMC menghasilkan kuat geser maksimum, sedangkan kadar air di bawah maupun di atas OMC menyebabkan penurunan parameter kuat geser tanah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPujiastuti, Heninidn0828087201
Thesis advisorFitrayudha, Adryannidn0802058903
Uncontrolled Keywords: Tanah lanau, variasi kadar air, kuat geser tanah, uji laboratorium
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: RIZKI FITRI AMANDA
Date Deposited: 27 Aug 2026 06:52
Last Modified: 27 Aug 2026 06:52
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15949

Actions (login required)

View Item View Item