Abi, Hadit Nusgia (2026) ANALISIS PROKSIMAT DAN MINERAL GARAM RUMPUT LAUT COKLAT (Sargassum aquifolium) DAN RUMPUT LAUT MERAH (Rhodophyta Eucheuma spinosum) DI PERAIRAN TELUK EKAS LOMBOK. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAPUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITI CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Rumput laut merupakan sumber daya pesisir yang memiliki kandungan gizi dan mineral dan berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan fungsional, salah satunya garam rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan proksimat, mineral, dan karakteristik sensoris garam rumput laut coklat (Sargassum eucheuma aquifolium) dan rumput laut merah (Rhodophyta Eucheuma spinosum) dari Perairan Teluk Ekas, Lombok. Penelitian menggunakan metode eksperimental melalui percobaan laboratorium dengan pendekatan deskriptif. Perlakuan terdiri atas P1, yaitu rumput laut coklat, dan P2, yaitu rumput laut merah, menggunakan 4 kg bahan baku dengan dua kali ulangan. Parameter proksimat meliputi kadar air, abu, protein, lemak, serat, dan karbohidrat, sedangkan mineral yang dianalisis meliputi natrium, kalium, magnesium, dan kalsium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam rumput laut coklat memiliki kadar air 5,94%, abu 72,55%, protein 6,76%, lemak 0,70%, serat 8,38%, dan karbohidrat 14,04%, sedangkan garam rumput laut merah memiliki kadar air 5,90%, abu 67,64%, protein 7,35%, lemak 0,36%, serat 5,14%, dan karbohidrat 18,74%. Kandungan natrium, kalium, magnesium, dan kalsium pada garam rumput laut coklat masing-masing sebesar 39,92; 119,33; 25,51; dan 4,26 mg/g, sedangkan pada garam rumput laut merah sebesar 40,35; 102,52; 19,31; dan 2,21 mg/g. Uji organoleptik menunjukkan bahwa kedua produk memiliki tingkat penerimaan yang sama pada rasa dan aroma, tetapi berbeda pada karakteristik warna, tekstur, dan kenampakan. Dengan demikian, garam rumput laut coklat menunjukkan kandungan mineral kalium, magnesium, dan kalsium yang lebih tinggi, sedangkan garam rumput laut merah memiliki kadar protein dan karbohidrat lebih tinggi. Kedua jenis rumput laut berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku garam alternatif.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Garam rumput laut, Sargassum aquifolium, dan Rhodophyta Eucheuma spinosum analisis proksimat, mineral. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 630 Pertanian & Ilmu Berkaitan > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian | |||||||||
| Depositing User: | Abi Hadit Nusgia | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 05:47 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 05:47 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15908 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
