HERU, KURNIAWAN (2026) PENGARUH VARIASI KADAR LIMBAH WIRE ROPE SEBAGAI SERAT DAN SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN HIGH PERFORMANCE CONCRETE (HPC). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
High Performance Concrete (HPC) merupakan beton berkinerja tinggi yang memiliki kuat tekan, durabilitas, dan kepadatan yang lebih baik dibandingkan beton normal. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja HPC sekaligus memanfaatkan limbah industri adalah penggunaan limbah wire rope sebagai bahan tambah serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan silica fume dan variasi kadar limbah wire rope sebagai serat terhadap kuat tekan High Performance Concrete (HPC), menentukan kadar wire rope yang menghasilkan kuat tekan optimum, serta mengidentifikasi pola retakan benda uji setelah pengujian kuat tekan. Penelitian menggunakan metode eksperimen di laboratorium dengan mutu rencana beton sebesar 60 MPa. Campuran beton kontrol dirancang berdasarkan SNI 03-2834-2000, kemudian dimodifikasi dengan penambahan silica fume dan superplasticizer untuk menghasilkan HPC. Limbah wire rope digunakan sebagai bahan tambah serat dengan variasi kadar 0%, 0,75%, dan 1,25%. Pengujian dilakukan terhadap sifat beton segar melalui slump test serta kuat tekan menggunakan benda uji silinder pada umur 3 hari, kemudian dikonversi ke umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan rata-rata beton normal sebesar 75,79 MPa, meningkat menjadi 83,18 MPa pada variasi wire rope 0,75%, kemudian menurun menjadi 76,92 MPa pada variasi 1,25%. Variasi 0,75% menghasilkan kuat tekan tertinggi dengan peningkatan sekitar 9,7% dibandingkan beton normal. Seluruh variasi memenuhi mutu rencana 60 MPa. Pengamatan pola retakan menunjukkan bahwa variasi 0% dan 0,75% mengalami keruntuhan Tipe 5, sedangkan variasi 1,25% mengalami keruntuhan Tipe 4 berdasarkan klasifikasi ASTM C39/C39M-23. Dengan demikian, kadar limbah wire rope 0,75% merupakan variasi optimum sebagai bahan tambah serat pada HPC.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: High Performance Concrete, limbah wire rope, kuat tekan, serat baja, pola retakan. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | HERU KURNIAWAN | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15853 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
