EVALUASI PEMBERIAN DAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI RSUD PRAYA LOMBOK TENGAH

LONA, AULIA DWI ARUM (2026) EVALUASI PEMBERIAN DAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI RSUD PRAYA LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang paling banyak terjadi pada lansia akibat proses penuaan, sehingga penatalaksanaannya memerlukan pendekatan individual mengingat tingginya prevalensi komorbiditas dan risiko polifarmasi. Hingga saat ini belum tersedia data sistematis mengenai kesesuaian pemberian dan penggunaan obat antihipertensi pada pasien lansia di RSUD Praya Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik pasien, pola penggunaan obat antihipertensi, masalah terkait obat, kesesuaian terapi berdasarkan pedoman Joint National Committee (JNC) VIII, serta pencapaian target terapi pada pasien lansia hipertensi di RSUD Praya periode Januari-Desember 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui penelusuran data rekam medis. Sampel penelitian sebanyak 111 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis secara deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia 60-74 tahun (70,3%), berjenis kelamin perempuan (56,8%), dan didominasi hipertensi stadium 1, dengan komorbid terbanyak diabetes melitus (31,5%). Golongan Calcium Channel Blocker, terutama amlodipin, menjadi basis terapi terbanyak (86,5% pasien), dengan 56,8% pasien menerima terapi kombinasi. Ketepatan indikasi tercapai pada 100% pasien, ketepatan pemilihan obat 97,3%, dan ketepatan dosis 90,1%. Interaksi obat kategori "Penting-Pantau dengan Cermat" ditemukan pada 53,8% kombinasi obat yang ditelusuri. Pencapaian target terapi tercapai pada 62,2% pasien, lebih tinggi pada kelompok tanpa diabetes melitus/penyakit ginjal kronik (78,9%) dibandingkan kelompok dengan komorbid tersebut (32,5%). Dapat disimpulkan bahwa terapi antihipertensi pada pasien lansia di RSUD Praya sudah rasional dan sebagian besar sesuai dengan pedoman JNC VIII, namun ketepatan dosis dan pencapaian target terapi pada pasien dengan komorbid masih memerlukan perbaikan lebih lanjut.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSINTHA, PUSPITASARInuptk4645764665237032
Thesis advisorBAIQ, NURBAETYnidn0829039001
Uncontrolled Keywords: hipertensi, lansia, obat antihipertensi, JNC VIII, rasionalitas terapi, RSUD Praya
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.5 Terapi, Diagnosis
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Lona Aulia Dewi Arum
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:37
Last Modified: 26 Aug 2026 03:37
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15656

Actions (login required)

View Item View Item