SAHNIWATI, SAHNIWATI (2026) DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI FAKTOR PROTEKTIF GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PERINATAL PADA IBU PASCAPERSALINAN DI PUSKESMAS BAYAN. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental perinatal merupakan masalah global yang serius yang dapat berdampak buruk pada ibu, bayi, dan lingkungannya. Masa pascapersalinan menghadapkan ibu pada perubahan fisik dan psikologis yang besar sehingga rentan mengalami gangguan mental seperti depresi postpartum. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Bayan pada bulan Juni 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu pascapersalinan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada rentang usia 20-35 tahun (85,5%), memiliki paritas multipara (56,7%), berpendidikan rendah (60,0%), dan tidak bekerja (77,5%). Sebanyak 67 responden (55,8%) mendapatkan dukungan sosial yang tinggi dan 100 responden (83,3%) teridentifikasi tidak berisiko depresi. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan gangguan kesehatan mental perinatal pada ibu pascapersalinan di Puskesmas Bayan dengan nilai p-value = 0,002 (p < 0,05). Ibu nifas dengan dukungan sosial yang kurang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk berada pada kategori berisiko depresi (75,0%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan gangguan kesehatan mental perinatal pada ibu pascapersalinan di Puskesmas Bayan. Dukungan sosial yang adekuat dari keluarga, teman, dan lingkungan bertindak sebagai faktor protektif yang efektif mengurangi risiko depresi pascasalin. Peningkatan kegiatan skrining kesehatan mental perinatal sebaiknya secara rutin dilakukan
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dukungan Sosial, Faktor Protektif, Gangguan Mental Perinatal, Ibu | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | Sahniwati Sahniwati | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:32 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:32 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
