FAJAR, HASBI ASSALAM (2026) UJI STABILITAS SNEDDS FRAKSI ETIL ASETAT BUAH KADARA (Caesalpinia Bonduc) DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN METODE DPPH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Buah kadara (Caesalpinia bonduc) memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antioksidan, tetapi pengembangannya dalam bentuk sediaan memerlukan sistem penghantaran yang mampu mempertahankan karakteristik fisik dan aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisik dan stabilitas Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) fraksi etil asetat buah kadara setelah tiga siklus penyimpanan pada suhu 4°C dan 40°C serta menilai aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Penelitian eksperimental laboratorik menggunakan tiga formula yang mengandung fraksi etil asetat sebanyak 500 mg (F1), 750 mg (F2), dan 1.000 mg (F3). Evaluasi meliputi organoleptik, pH, waktu emulsifikasi, persen transmitan, serta aktivitas antioksidan pada panjang gelombang 517 nm menggunakan kuersetin sebagai pembanding. Hasil menunjukkan seluruh formula tetap jernih, kental, dan berbau khas kadara. Nilai pH akhir F1, F2, dan F3 berturut-turut 6,13; 5,54; dan 5,44, sedangkan waktu emulsifikasi 30,67; 49,33; dan 34,67 detik. Persen transmitan akhir masing-masing formula adalah 79,10%; 79,97%; dan 93,23%, dengan F3 mengalami penurunan transmitan paling kecil, yaitu 5,23 poin persentase. Setelah koreksi blanko sampel, persen inhibisi pada konsentrasi nominal 100 ppm masing-masing sebesar 67,32%; 70,38%; dan 73,07%. Nilai IC₅₀ tepat F1–F3 belum dapat ditentukan karena seluruh formula telah melampaui 50% inhibisi pada konsentrasi terendah, sehingga hanya dapat dinyatakan berada di bawah 33,33 ppm pada konsentrasi akhir. Kuersetin menghasilkan estimasi IC₅₀ 4,04 ppm melalui ekstrapolasi. Berdasarkan parameter yang tersedia, F3 menunjukkan kemampuan terbaik dalam mempertahankan kejernihan optik dan memberikan persen inhibisi tertinggi di antara ketiga formula.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | SNEDDS; kadara; DPPH; antioksidan | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 619 Kedokteran Eksperimental, Eksperimen Kedokteran, Percobaan Kedokteran | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | Fajar Hasbi Assalam | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:17 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:17 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15613 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
