DESKA, APRILIA NINGRUM (2026) KARAKTERISTIK KLINIS DAN PROFIL OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS TERUWAI LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang jaringan parenkim paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik klinis dan profil pengobatan pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Teruwai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif pada periode 2024–2025, dengan jumlah sampel sebanyak 81 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik identitas pasien TB Paru didominasi oleh laki-laki (56,8%) dan kelompok usia dewasa akhir 36–45 tahun (43,2%). Karakteristik klinis pasien menunjukkan sebagian besar memiliki status gizi normal (48,1%), namun proporsi gizi kurang masih cukup tinggi (35,8%); sepertiga pasien (33,3%) memiliki komorbid dengan hipertensi (44,4%) dan diabetes mellitus (29,6%) sebagai komorbid terbanyak; serta mayoritas pasien (79,0%) terdiagnosis dengan hasil BTA positif. Profil pengobatan menunjukkan mayoritas pasien mendapat Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Kategori 1 (82,7%) dengan seluruh pasien (100%) menerima dosis sesuai standar berat badan; sebagian besar menjalani lama pengobatan sesuai standar 6 bulan (59,3%) dan tergolong tuntas dalam status konsumsi obat (81,5%), meskipun masih ditemukan angka putus obat sebesar 18,5%. Dapat disimpulkan bahwa karakteristik klinis dan profil pengobatan pasien TB Paru di Puskesmas Teruwai secara umum menggambarkan pola yang relatif sesuai dengan standar penatalaksanaan TB nasional, namun status gizi kurang, keberadaan komorbid, dan angka putus obat masih menjadi area yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi memengaruhi keberhasilan terapi. Diperlukan strategi penanggulangan TB yang komprehensif, mencakup pemantauan status gizi, pengelolaan komorbid, serta pengawasan kepatuhan pengobatan secara berkesinambungan guna meningkatkan keberhasilan terapi TB Paru.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | tuberkulosis paru, karakteristik klinis, profil obat, obat anti tuberkulosis (OAT) | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan, dan Ilmu Kesehatan > 610.1 Filsafat dan Teori Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | Adeliya Julianti | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:09 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:09 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15498 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
