TRININA, RIZKINTAN (2026) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK GONAD BULU BABI (Diadema setosum) DENGAN METODE DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydarzyl) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-Vis. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berperan dalam terjadinya berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan diperlukan untuk membantu menetralisir radikal bebas, salah satunya dapat diperoleh dari sumber daya laut seperti gonad bulu babi (Diadema setosum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, profil pemisahan senyawa menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), serta aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% gonad bulu babi menggunakan metode DPPH. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel gonad bulu babi diperoleh dari perairan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa Besar. Sebanyak 100 gram serbuk simplisia diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% selama 2 × 24 jam, kemudian ekstrak dipekatkan menggunakan rotary evaporator dan waterbath. Hasil ekstraksi diperoleh ekstrak kental sebanyak 13 gram dengan rendemen 13%. Skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, dan terpenoid. Identifikasi profil senyawa menggunakan KLT dengan fase gerak etil asetat:metanol (8:1:1) menghasilkan empat bercak dengan nilai Rf 0,99; 0,71; 0,59; dan 0. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm menghasilkan nilai IC₅₀ ekstrak sebesar 962,62 ppm, yang termasuk kategori aktivitas antioksidan sangat lemah. Sementara itu, kuersetin sebagai kontrol positif menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 2,10 ppm dan termasuk kategori sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol 70% gonad Diadema setosum mengandung beberapa metabolit sekunder, tetapi aktivitas antioksidannya masih sangat lemah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pelarut dengan tingkat kepolaran berbeda, khususnya pelarut semipolar.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diadema setosum, gonad bulu babi, antioksidan, DPPH, IC₅₀, skrining fitokimia | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.3 Obat-obatan Organik | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | Trinina Rizkintan | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:25 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:25 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
