MUARA, TUNGGA DEWI (2026) HUBUNGAN STATUS GIZI IBU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAKRANEGARA KOTA MATARAM. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu maupun janin. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah status gizi ibu hamil. Status gizi yang baik berperan dalam memenuhi kebutuhan zat gizi selama kehamilan, terutama zat besi yang dibutuhkan dalam proses pembentukan hemoglobin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara Kota Mataram Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara Kota Mataram Tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 88 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis dan register ibu hamil. Variabel independen adalah status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden dan secara bivariat menggunakan uji Fisher Exact dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20–35 tahun (78.4%), memiliki paritas <4 (98.9%), dan berpendidikan SMA (47.7%). Status gizi ibu hamil didominasi kategori normal sebanyak 49 responden (11.4%), diikuti kategori gemuk 20 responden (22.7%), obesitas 10 responden (12,5%), dan kurus 9 responden (10,2%). Sebanyak 52 responden (59,1%) mengalami anemia, sedangkan 36 responden (40,9%) tidak mengalami anemia. Hasil uji Fisher Exact menunjukkan nilai p = 0,655 (p < 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara Kota Mataram. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi berdasarkan IMT bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cakranegara, sehingga upaya pencegahan anemia sebaiknya tidak hanya berfokus pada perbaikan status gizi, tetapi juga meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, edukasi pola makan kaya zat besi, deteksi dini anemia melalui pemeriksaan hemoglobin, dan pengendalian faktor risiko lainnya.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi, anemia, ibu hamil, Indeks Massa Tubuh (IMT), kehamilan. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | Muara Tungga Dewi | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:04 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:04 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
