FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG PULE KOTA MATARAM

RIZA, ISMAYANTI (2026) FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG PULE KOTA MATARAM. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia. Kejadian ISPA dipengaruhi berbagai faktor, antara lain jenis kelamin, umur, status gizi, dan berat badan lahir. Puskesmas Karang Pule merupakan puskesmas di Kota Mataram yang selama tiga tahun terakhir konsisten berada dalam lima besar dengan kasus ISPA tertinggi. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule Kota Mataram. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Data merupakan data sekunder dari rekam medis balita. Populasi penelitian berjumlah 518 balita, dengan sampel 226 balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikan α = 0,05 serta perhitungan Prevalence Ratio (PR) Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (56,6%), berumur ≥24 bulan (55,3%), memiliki status gizi normal (77,0%), dan berat badan lahir normal (85,0%). Sebanyak 78 balita (34,5%) mengalami ISPA. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (P-Value 0,425) dan umur (P-Value 0,601) dengan kejadian ISPA. Sebaliknya, status gizi (P-Value 0,000) dan berat badan lahir (P-Value 0,000) berhubungan dengan kejadian ISPA. Simpulan: Status gizi dan berat badan lahir berhubungan dengan kejadian ISPA, sedangkan jenis kelamin dan umur tidak berhubungan. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat pemantauan status gizi, pencegahan BBLR, peningkatan edukasi kepada orang tua, penyusunan program promotif dan preventif untuk menurunkan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja puskesmas.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRIZKIA, AMILIAnidn0823118802
Thesis advisorCATUR, ESTY PAMUNGKASnidn0813028902
Uncontrolled Keywords: ISPA, Jenis Kelamin, Umur, Status Gizi dan Berat Badan Lahir
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: Rizal Ismayanti
Date Deposited: 24 Aug 2026 09:09
Last Modified: 24 Aug 2026 09:09
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15341

Actions (login required)

View Item View Item