SRI, HANDAYANI (2026) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA UPTD BLUD PUSKESMAS GANGGA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Perdarahan postpartum masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu, baik di dunia maupun di Indonesia. Angka kematian ibu di Indonesia masih mencapai 183 per 100.000 kelahiran hidup. Beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap kejadian perdarahan postpartum antara lain usia ibu, paritas, riwayat anemia, jarak kehamilan, dan lama persalinan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di UPTD BLUD Puskesmas Gangga, dengan sampel sebanyak 80 responden yang terdiri atas 40 kelompok kasus dan 40 kelompok kontrol. Kelompok kasus dipilih menggunakan teknik total sampling, sedangkan kelompok kontrol menggunakan quota sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Hasil uji chi square dan OR (95%CI) dan kemaknaan 5% menunjukkan tidak ada hubungan usia, paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum diperoleh p-value usia 0,639 dan OR 1,246 (95%CI 0,496-3,12), paritas 0,360 dan OR 1,500 (95%CI 0,619-3,638), jarak kehamilan 0,256 OR 1,680 (95%CI 0,684-4,126) dan terdapat hubungan riwayat anemia dan lama partus dengan kejadian perdarahan postpartum diperoleh p-value riwayat anemia 0,000 dan OR 8,037 (95%CI 2,945-21,935) lama partus 0,019 (p<0,05) dan OR 3,116 (95%CI 1,184-8,200). Kesimpulan: Riwayat anemia dan lama partus merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum, sedangkan usia, paritas, dan jarak kehamilan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Saran: Diharapkan pelayanan ANC perlu dioptimalkan untuk mendeteksi anemia sejak dini serta memantau kemajuan persalinan guna menurunkan risiko perdarahan postpartum dan meningkatkan keselamatan ibu.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Usia, Paritas, Riwayat Anemia, Jarak Kehamilan, Lama Partus | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri > 618.2 Obstetri, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | Sri Handayani | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 01:53 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 01:53 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15290 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
