FRAKSINASI SENYAWA DENGAN METODE HPLC-PREPARATIF DARI HASIL FERMENTASI JAMUR ENDOFIT CORAL SERIATOPORA HYSTRIX: KAJIAN AKTIVITAS DAN KEMURNIAN

NURAINI, NURAINI (2026) FRAKSINASI SENYAWA DENGAN METODE HPLC-PREPARATIF DARI HASIL FERMENTASI JAMUR ENDOFIT CORAL SERIATOPORA HYSTRIX: KAJIAN AKTIVITAS DAN KEMURNIAN. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Fraksinasi adalah proses pemisahan campuran senyawa menjadi fraksi yang lebih sederhana dan lebih murni, Fraksinasi diperlukan untuk memisahkan campuran senyawa hasil fermentasi jamur endofit Seriatopora hystrix agar diperoleh fraksi yang lebih murni dan berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi hasil fraksinasi terhadap bakteri Escherichia coli serta mengetahui tingkat kemurnian fraksi berdasarkan profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Fraksinasi dilakukan menggunakan metode HPLC-preparatif dengan fase gerak metanol:aquabidest (50:50 v/v) dan menghasilkan dua fraksi, yaitu FC1 dan FC2. FC1 diperoleh pada waktu retensi 7,1 menit, sedangkan FC2 pada 12,1 menit. Kedua fraksi diuapkan menggunakan rotary evaporator, kemudian diuji kemurniannya dengan KLT menggunakan plat silika gel GF254 dan empat variasi fase gerak, yaitu diklorometana:metanol (10:1), diklorometana:metanol (10:0,5), diklorometana:metanol (10:0,2), dan diklorometana 100%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada media Nutrient Agar (NA), dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan metanol sebagai kontrol negatif. Hasil KLT menunjukkan FC1 tidak menghasilkan bercak, sedangkan FC2 menunjukkan bercak tunggal dengan nilai Rf 0,88; 0,74; 0,57; dan 0,19. Berdasarkan hasil tersebut, FC2 dinyatakan relatif murni secara KLT. Namun, hasil uji antibakteri menunjukkan FC1 dan FC2 tidak menghasilkan zona hambat, sedangkan sampel sebelum pemisahan (SC) menunjukkan zona hambat 10 mm kategori sedang terhadap pertumbuhan bakteri Eschericia coli.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSAFWAN, SAFWANnidn0825078802
Thesis advisorIRMATIKA, HENDRIYANInidn0805059202
Uncontrolled Keywords: Seriatopora hystrix, HPLC-preparatif, KLT, antibakteri
Subjects: 500 Ilmu-Ilmu Murni > 540 Kimia & Ilmu-Ilmu yang Berkaitan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Nuraini Nuraini
Date Deposited: 20 Aug 2026 08:32
Last Modified: 20 Aug 2026 08:32
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15241

Actions (login required)

View Item View Item