SRI, WAHYUNINGSIH (2026) HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU PASCA PERSALINAN DENGAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL MATERNAL WILAYAH KERJA DI PUSKESMAS BATU JANGKIH LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental maternal pada masa pasca persalinan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapat memengaruhi kesejahteraan ibu, bayi, dan keluarga. Meskipun prevalensinya cukup tinggi, kondisi ini sering tidak teridentifikasi secara dini di tingkat pelayanan kesehatan primer. Berbagai karakteristik ibu pasca persalinan, termasuk usia, paritas, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan jenis persalinan, diketahui berpotensi memengaruhi kerentanan terhadap gangguan kesehatan mental maternal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu pasca persalinan dengan gangguan kesehatan mental maternal di wilayah kerja Puskesmas Batu Jangkih Lombok Tengah. Tujuan: Menganalisis hubungan karakteristik ibu pasca persalinan yang meliputi usia, paritas, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan jenis persalinan dengan gangguan kesehatan mental maternal di wilayah kerja Puskesmas Batu Jangkih, Lombok Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 45 ibu pasca persalinan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner karakteristik ibu dan instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 64,4% ibu berisiko mengalami gangguan kesehatan mental. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,005), paritas (p=0,004), tingkat pendidikan (p=0,000), status pekerjaan (p=0,000), dan jenis persalinan (p=0,000) dengan gangguan kesehatan mental maternal. Kesimpulan: Seluruh karakteristik ibu pasca persalinan yang diteliti berhubungan secara signifikan dengan gangguan kesehatan mental maternal. Penguatan skrining dini menggunakan EPDS pada masa nifas sangat diperlukan di layanan primer.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Karakteristik Ibu; Gangguan Kesehatan Mental; Pasca Persalinan; EPDS | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | Sri Wahyuningsih | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:57 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:57 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15235 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
