SYAHRUN, SYAHRUN (2026) PEMANFAATAN BAHAN GALIAN TRAS UNTUK STABILISASI TANAH TERHADAP KUAT GESER STUDI KASUS DUSUN NGOLANG KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Kondisi tanah lempung di Dusun Ngolang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, teridentifikasi memiliki tingkat kembang susut yang tinggi akibat retensi air yang besar. Karakteristik ini kerap menjadi kendala utama dalam perencanaan konstruksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi parameter fisik dan mekanis tanah lempung tersebut setelah distabilisasi menggunakan material tras vulkanik dengan persentase 10%, 20%, dan 30%. Lokasi pengambilan sampel di lakukan di Dusun Ngolang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah dan Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian menggunakan metode eksperimental meliputi pengujian sifat fisik tanah asli, kadar air, berat isi tanah, berat volume tanah, batas cair tanah, batas plastis dan indeks. Lalu dilanjutkan dengan uji mekanis tanah terdiri dari pengujian pemadatan tanah Proktor standar, dan pengujian geser (Direct Shear). Sampel terdiri dari tanah asli, kemudian tanah dicampur dengan variasi dengan bahan tambah Tras sebesar 10% 20% 30%, Hasil penelitian pengujian karateristik fisik tanah asli didapatkan kadar air rata rata sebesar 15,14% berat isi kering (γ_d) = 1,10 gr/cm³, berat jenis (GS) = 2.19, batas cair (LL) = 45,50%, batas plastis (PL) = 25,13%. Sedangkan untuk uji mekanis yaitu pengujian Geser langsung (Direct Shear) pada tanah lempung dengan kondisi tanah asli tanpa tras sebesar 30,169° dengan nilai kohesi sebesar 0,610 kg/cm, yang ditambahkan dengan variasi campuran Tras 10%, 20% dan 30%. pada variasi 10% tras terjadi peningkatan tanah asli ke 10% Tras diperoleh peningkatan kohesi sebesar = 36,06% kemudian pada variasi 20% Tras diperoleh sebesar 0,906 kg/cm², terjadi peningkatan kohesi 10% ke 20% tras diperoleh sebesar = 9,16%, dan pada variasi 30% Tras diperoleh sebesar 0,868 kg/cm² disini terjadi penurunan 20% ke 30% tras nilai kohesi 20% ke 30% terjadi sebesar 4,19% Adapun nilai sudut geser dalam pada tanah asli diperoleh sebesar 30,169°, peningkatan dari tanah optimum ke 10% tras sebesar = 19,29 % pada variasi 10% Tras diperoleh sebesar 35,989° peningkatan dari tanah 10% ke 20% tras sebesar = 31,83 %, pada variasi 20% Tras diperoleh sebesar 47,443° terjadi penurunan pada 20% ke 30%, penurunan sudut geser dalam sebesar = 18,60% dan pada variasi 30% Tras diperoleh sebesar 38,617°.sudut geser dalam meningkat hingga variasi tras 20% dengan peningkatan maksimum 57,34 kg/cm² penambahan tras melebihi kadar air optimum 30% menyebabkan penurunan sebesar 18,60%. Kata kunci: Tanah Lempung, Tras, Geser Langsung (Direct Shear Test)
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tanah Lempung, Tras, Geser Langsung (Direct Shear Test) | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Syahrun Syahrun | |||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:14 | |||||||||
| Last Modified: | 21 Aug 2026 01:21 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
