PUJA, ISLAH MAWADDAH (2026) PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP KNOWLEDGE DAN ATTITUDE REMAJA TENTANG RISIKO PERNIKAHAN ANAK DI SMAN 1 LABUAPI. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan anak masih menjadi masalah global dan nasional yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, psikologis, sosial, dan ekonomi remaja. Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevalensi pernikahan anak tertinggi di Asia Tenggara, yaitu 9,20%. Rendahnya pengetahuan dan sikap remaja tentang risiko pernikahan anak menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pernikahan dini, sehingga diperlukan media edukasi yang efektif seperti video edukasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh video edukasi terhadap knowledge dan attitude remaja tentang risiko pernikahan anak di SMAN 1 Labuapi. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest Posttest, melibatkan 58 responden siswa yang dipilih melalui teknik Simple Purposive Sampling,. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pretest dan posttest sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan uji deskriptif dan paired sample t-test. Hasil: Karakteristik responden didominasi siswa kelas XII (36,2%), berusia 17 dan 18 tahun (31,0%), dengan proporsi laki-laki dan perempuan yang seimbang (50,0%), serta mayoritas orang tua bekerja sebagai buruh (60,3%). Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden memiliki knowledge kategori sedang (44,8%) dan attitude negatif terhadap risiko pernikahan anak (58,6%). Setelah diberikan video edukasi, rata-rata skor knowledge meningkat dari 6,3448 menjadi 6,6724 (p = 0,036), sedangkan rata-rata skor attitude meningkat dari 21,7759 menjadi 23,5690 (p < 0,001). Selain itu, proporsi responden dengan knowledge kategori tinggi meningkat dari 24,2% menjadi 31,1%, sedangkan attitude positif meningkat dari 41,4% menjadi 65,5%. Kesimpulan: Video edukasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan knowledge dan attitude remaja tentang risiko pernikahan anak di SMAN 1 Labuapi, sehingga dapat dijadikan sebagai media edukasi kesehatan yang efektif dalam upaya pencegahan pernikahan anak di kalangan remaja sekolah.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Video Edukasi, Knowledge and Attitude, Pernikahan Anak, Remaja | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | PUJA ISLAH MAWADDAH | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:51 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:51 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
