PENILAIAN DAN EVALUASI KINERJA BANGUNAN EMBUNG DI KECAMATAN JANAPRIA KABUPATEN LOMBOK TENGAH

MUHAMMAD, JAUZA LUTFI ARDLIAN (2026) PENILAIAN DAN EVALUASI KINERJA BANGUNAN EMBUNG DI KECAMATAN JANAPRIA KABUPATEN LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Embung merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pertanian pada musim kemarau. Seiring bertambahnya usia dan intensitas pemanfaatan bangunan, kondisi fisik embung serta tingkat pemanfaatannya dapat mengalami penurunan sehingga diperlukan evaluasi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja empat bangunan embung di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, berdasarkan aspek fisik dan aspek pemanfaatan serta menentukan arah penanganannya. Metode yang digunakan adalah metode survei melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan penilaian terhadap kondisi bangunan serta tingkat pemanfaatannya berdasarkan pedoman kinerja bangunan embung yang berlaku (Pedoman Pembangunan Embung Kecil dan Bangunan Penampung Air Lainnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 07/SE/M/2018 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Sumber Daya Air Nomor /SE/D/2017 tentang Pedoman Penilaian Kineria Bendungan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan aspek fisik, Embung Tasik-Asik memperoleh nilai 83,10%, Kuang Sampi 84,65%, Pendem/Suntiang 86,65%, dan Danasari 87,25%. Keempat embung tersebut berada dalam kategori rusak ringan. Berdasarkan aspek pemanfaatan, Embung Tasik-Asik memperoleh nilai 89,90%, Kuang Sampi 84,30%, Pendem/Suntiang 71,90%, dan Danasari 82,30%. Sebanyak tiga embung, yaitu Tasik-Asik, Kuang Sampi, dan Danasari, berada dalam kategori baik, sedangkan Embung Pendem/Suntiang berada dalam kategori cukup. Berdasarkan hasil evaluasi, arah penanganan aspek fisik pada seluruh embung adalah pemeliharaan berkala yang bersifat perawatan. Pada aspek pemanfaatan, Embung Tasik-Asik, Kuangsampi, dan Danasari diarahkan pada pemeliharaan berkala yang bersifat perawatan, sedangkan Embung Pendem memerlukan pemeliharaan berkala yang bersifat perbaikan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorMUH, KHALIS ILMInidn0831089401
Thesis advisorSWAHIP, SWAHIPnidn0021046506
Uncontrolled Keywords: Embung, Evaluasi kinerja, Kondisi fisik, Pemanfaatan, Pemeliharaan.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan
300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Muhammad Jaizi Lutfi Ardhian
Date Deposited: 04 Sep 2026 06:06
Last Modified: 04 Sep 2026 06:06
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16182

Actions (login required)

View Item View Item