PENGARUH KETEBALAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)

AWANG, DARMAWAN (2026) PENGARUH KETEBALAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi dan kandungan gizi yang baik. Pertumbuhan dan hasil jamur tiram dipengaruhi oleh kondisi media tanam, salah satunya adalah ketebalan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) serta menentukan ketebalan media yang memberikan hasil terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan ketebalan media, yaitu P1 = 5 cm, P2 = 10 cm, dan P3 = 15 cm, dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan miselium, waktu muncul pinhead, tinggi jamur, lebar tudung, jumlah tubuh buah, berat basah, dan pH media. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%, dan apabila terdapat pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan media memberikan pengaruh nyata terhadap waktu munculnya pinhead dengan nilai F hitung sebesar 6,00 lebih besar dari F tabel 5% sebesar 5,14. Waktu muncul pinhead tercepat terdapat pada P1 (5 cm) dengan rata-rata 4,67 HSI, sedangkan P2 sebesar 5,33 HSI dan P3 sebesar 10,00 HSI. Hasil uji BNJ 5% menunjukkan bahwa P1 berbeda nyata dengan P3, tetapi tidak berbeda nyata dengan P2. Sementara itu, ketebalan media tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan miselium, tinggi jamur, lebar tudung, jumlah tubuh buah, berat basah, dan pH media. Dengan demikian, ketebalan media 5 cm merupakan perlakuan yang paling optimal dalam penelitian ini berdasarkan parameter waktu munculnya pinhead, meskipun pada parameter pertumbuhan dan hasil lainnya tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan. Data hasil analisis dalam skripsi Anda memang menunjukkan F hitung 6,00 untuk pinhead, sedangkan parameter lainnya memiliki F hitung di bawah F tabel 5,14.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorBUDY, WIRYONOnidn0805018101
Thesis advisorIDA, WAHYUNInidn0023116904
Uncontrolled Keywords: ketebalan media, pertumbuhan, pinhead, Pleurotus ostreatus.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan
300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Divisions: Fakultas Pertanian > Teknik Pertanian > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Awang Darmawan
Date Deposited: 31 Aug 2026 05:58
Last Modified: 31 Aug 2026 05:58
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16063

Actions (login required)

View Item View Item