YOLANDA, APRILIA PUTRI (2026) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KATANG-KATANG (Ipomoea pes-caprae) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes dan Staphylococus aureus PENYEBAB JERAWAT. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit inflamasi kronis pada kulit yang prevalensinya terus meningkat secara global dan berkaitan dengan kolonisasi bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Resistensi antibiotik sintetis yang terus meningkat mendorong perlunya alternatif antibakteri berbasis bahan alam. Daun katang-katang (Ipomoea pes-caprae) diketahui mengandung metabolit sekunder berpotensi antibakteri, namun penelitian terhadap kedua bakteri penyebab jerawat tersebut secara bersamaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun katang-katang terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus serta pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap daya hambat yang dihasilkan. Penelitian eksperimental kuantitatif secara in vitro ini dilaksanakan di Laboratorium Farmasi Universitas Muhammadiyah Mataram pada Juni 2026-Juli 2026. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan etanol 70%, lalu diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram (Kirby–Bauer) pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%, dengan klindamisin dan tetrasiklin sebagai kontrol positif serta akuades sebagai kontrol negatif. Rendemen ekstrak sebesar 30,20% dengan kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid, sedangkan saponin tidak terdeteksi. Ekstrak menunjukkan aktivitas antibakteri pada seluruh konsentrasi uji, dengan diameter zona hambat terhadap P. acnes sebesar 23,2 mm, 28,6 mm, dan 31,6 mm, serta terhadap S. aureus sebesar 25,2 mm, 27,4 mm, dan 29,5 mm berturut-turut, meningkat seiring bertambahnya konsentrasi meski masih di bawah kontrol positif. Ekstrak etanol daun katang-katang terbukti memiliki aktivitas antibakteri yang bersifat concentration-dependent terhadap kedua bakteri uji, dengan konsentrasi 10% memberikan daya hambat terbaik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku antibakteri alami untuk terapi acne vulgaris.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ipomoea pes-caprae, antibakteri, difusi cakram, jerawat | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | Yolanda Aprilia Putri | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:32 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:32 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15588 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
