IDENTIFIKASI POTENSI TERJADINYA INTERAKSI OBAT PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUMBAWA

RERY, ANGGRIANI (2026) IDENTIFIKASI POTENSI TERJADINYA INTERAKSI OBAT PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUMBAWA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia. Penanganan pasien stroke umumnya melibatkan penggunaan berbagai jenis obat secara bersamaan (polifarmasi) yang berisiko menimbulkan interaksi obat (Drug-Drug Interaction/DDI) dan dapat memperburuk kondisi klinis pasien. Berdasarkan data internal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa tahun 2025, tercatat 2.725 kasus stroke, menjadikan RSUD Sumbawa sebagai institusi dengan beban stroke tertinggi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi terjadinya DDI pada pasien stroke hemoragik yang menggunakan polifarmasi di RSUD Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional melalui pendekatan cross sectional, menggunakan data sekunder dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) periode Januari-Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 97 pasien yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi. Potensi interaksi obat dianalisis menggunakan tools Drugs.com dan data diolah secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 97 pasien, sebanyak 91 pasien (93,81%) mengalami potensi interaksi obat, sedangkan 6 pasien (6,19%) tidak menunjukkan interaksi. Dari total 413 kejadian interaksi obat, mekanisme farmakodinamik mendominasi dengan 239 kejadian (57,87%) dan farmakokinetik 174 kejadian (42,13%), sedangkan berdasarkan tingkat keparahan diperoleh kategori moderate sebanyak 280 kejadian (67,80%), major 104 kejadian (25,18%), dan minor 29 kejadian (7,02%). Dapat disimpulkan bahwa potensi interaksi obat pada pasien stroke hemoragik dengan polifarmasi di RSUD Sumbawa tergolong tinggi, sehingga diperlukan pemantauan terapi obat yang lebih ketat oleh tenaga kesehatan guna meningkatkan keamanan pengobatan pasien.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorANNA, PRADININGSIHnidn0430108803
Thesis advisorBAIQ, LENYSIA PUSPITA Anidn0826109402
Uncontrolled Keywords: Interaksi Obat, Stroke Hemoragik, Polifarmasi, SIMRS
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 602 Aneka Ragam tentang Teknologi dan Ilmu Terapan
300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Rery Anggriani
Date Deposited: 21 Aug 2026 03:25
Last Modified: 21 Aug 2026 03:25
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15314

Actions (login required)

View Item View Item