PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR DARI KULIT PISANG (Musa Paradisiaca) TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK

ANAMAN, SETIAWAN (2026) PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR DARI KULIT PISANG (Musa Paradisiaca) TERHADAP PERTUMBUHAN PAKCOY (Brassica rapa L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pisang merupakan komoditas buah penting di Indonesia dan menghasilkan limbah kulit pisang yang cukup tinggi, termasuk di Kota Mataram. Kulit pisang diketahui mengandung unsur hara seperti kalium, fosfor, dan magnesium sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC). Pemanfaatan kulit pisang sebagai POC merupakan solusi yang ramah lingkungan dan efisien untuk mengolah limbah organik sekaligus meningkatkan kualitas pertanian, memperkuat sistem penanaman dan meningkatkan pertumbuhan pakcoy, POC pada hidroponik memberikan keuntungan nutrisi yang mudah di serap oleh akar tanaman pakcoy dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis POC kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy yang dilakukan secara eksperimental di greenhouse hidroponik Universitas Muhammadiyah Mataram. Rancangan penelitian yang digunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan pengaruh dosis pupuk organik cair dari kulit pisang. Dengan perlakuan P0 (Tanpa Pupuk Organik Cair), P1 (Pupuk Organik Cair 50 ml) dan P2 (Pupuk Organik Cair 100 ml). Apabila antar perlakuan ada yang berbeda nyata dilakukan uji lanjut dengan BNJ taraf nyata 5%. Pada penelitian ini terdapat parameter Jumlah Daun, Tinggi Tanaman, Berat Berangkasan Basah dan Berat Berangkasan Kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis POC memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan berat berangkasan basah, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan berat berangkasan kering. Perlakuan terbaik diperoleh pada P2 dengan tinggi tanaman 14 cm dan berat berangkasan basah 39 gram sedangkan nilai terendah terdapat pada kontrol (P0) dengan tinggi 12 cm dan berat berangkasan basah 23 gram.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSUWATI, SUWATInidn8931680025
Thesis advisorSUHAIRIN, SUHAIRINnidn0807018101
Uncontrolled Keywords: Pupuk Organik Cair,kulit Pisang, Pakcoy, Hidroponik
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 630 Pertanian & Ilmu Berkaitan
Divisions: Fakultas Pertanian > Teknik Pertanian > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Anaman Setiawan
Date Deposited: 27 Feb 2026 01:37
Last Modified: 27 Feb 2026 01:37
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14545

Actions (login required)

View Item View Item