MUHAMAD, AMINUDDIN (2026) PENGARUH LIMBAH TAILING (PASIR SISA EMAS) SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS TERHADAP CAMPURAN AC-WC. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan kebutuhan infrastruktur jalan raya di Indonesia berdampak pada tingginya permintaan material perkerasan lentur seperti Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC). Namun, ketersediaan agregat halus alami yang semakin terbatas akibat eksploitasi berlebihan menjadi tantangan dalam penyediaan bahan konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengangkat gagasan pemanfaatan limbah tailing (pasir sisa emas) dari pertambangan rakyat di Sekotong, Lombok Barat, sebagai material alternatif pengganti agregat halus. Tujuannya adalah untuk menentukan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) serta menganalisis pengaruh penggunaan limbah tailing tersebut terhadap karakteristik fisik dan mekanik campuran AC-WC berdasarkan parameter Marshall. Pembahasan dalam skripsi ini dilakukan melalui pendekatan eksperimen laboratorium dengan menguji variasi persentase penggantian agregat halus oleh limbah tailing sebesar 0%, 1%, dan 2%. Tahapan penelitian meliputi pengujian karakteristik material, penentuan gradasi agregat, hingga pembuatan benda uji (briket) untuk pengujian Marshall. Parameter yang dievaluasi mencakup stabilitas, kelelehan (flow), rongga dalam campuran (Void in Mix/VIM), rongga dalam mineral agregat (Void in Mineral Aggregate/VMA), dan rongga terisi aspal (Void Filled with Asphalt/VFA). Analisis data merujuk pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 untuk memastikan campuran memenuhi standar teknis perkerasan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi campuran yang menggunakan limbah tailing emas memenuhi spesifikasi minimal yang ditetapkan. Nilai stabilitas Marshall tertinggi diperoleh pada variasi 1% yaitu sebesar 1464 kg, yang jauh melampaui syarat minimum 800 kg. Selain itu, parameter lainnya seperti flow (3,60–4,00 mm), VIM (3,47–4,40%), VMA (18,74–18,89%), dan VFA (76,55–81,64%) juga berada dalam rentang standar yang diijinkan. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan solusi inovatif bagi pengelolaan limbah tambang emas di Nusa Tenggara Barat sekaligus menyediakan alternatif material konstruksi jalan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Limbah Tailing, Pasir Sisa Emas, Agregat Halus, Karakteristik Marshall, AC-WC. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil 300 Ilmu Sosial > 323 Hak Warga Sipil & Hak Warga Negara |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Muhamad Aminuddin | |||||||||
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 05:58 | |||||||||
| Last Modified: | 25 Feb 2026 05:58 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
