PARAS, SEPTIYANI PUTRI (2026) PEMANFAATAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LANAU TERHADAP NILAI CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) (STUDI KASUS: Dusun Merendeng Desa Kuta Kec. Pujut Lombok Tengah). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi tanah lanau di Dusun Merendeng, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, yang memiliki kendala teknis berupa plastisitas tinggi dan daya dukung yang rendah (nilai Califronia Bearing Ratio/CBR Rendah). Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan dini pada kekerasan jalan jika tidak dilakukan stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan limbah serbuk bata merah sebagai bahan stabilisasi terhadap sifat fisik dan mekanis tanah lempung, serta menentukan presentase campuran yang paling optimum untuk meningkatkan nilai CBR. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen di laboraturium dengan menguji tanah asli dan tanah campuran serbuk bata merah dengan variasi 5%, 10% 15%, 20%. Pengujian meliputi uji sifat fisik tanah (kadar air, berat jenis, berat isi, analisis saringan, dan batas-batas Atterberg) serta uji mekanis berupa pemadatan standar (Proctor Test) dan uji CBR. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah asli diperoleh kadar air sebesar 30,67%, berat jenis 2,36 serta berat isi basah 1,47 gr/cm³, dan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk dalam kategori MH (Lanau anorganiki). Hasil uji pemadatan tanah asli menghasilkan berat volume kering maksimum (γd maks) sebesar 1,37 gr/cm³, dengan kadar air optimum 38,41%. Setelah penambahan serbuk batu bata memberikan pengaruh positif terhadap karakteristik pemadatan tanah, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai berat volume kering. Pada variasi 5%, nilai γd meningkat menjadi 1,43 gr/cm³, atau mengalami kenaikan sebesar 4,38% dibandingkan tanah asli. Selanjutnya, pada variasi 10%, nilai γd meningkat menjadi 1,63 gr/cm³ dengan presentase kenaikan sebesar 13,99%. Pada variasi 15%, nilai γd kembali meningkat menjadi 1,68 gr/cm³ atau naik sebesar 3,07%, dan pada variasi 20% mencapai 1,70 gr/cm³ dengan kenaikan 1,19% dibandingkan variasi sebelumnya. Nilai CBR tanah asli tanpa rendaman diperoleh sebesar 6,45%. Setelah penambahan serbuk batu bata sebesar 5%, nilai CBR meningkat menjadi 8,76%, yang berarti mengalami kenaikan sebesar 35,81% dari kondisi awal. Pada variasi 10%, nilai CBR kembali meningkat menjadi 11,17%, dengan presentase kenaikan sebesar 27,51%. Selanjutnya pada variasi 15%, nilai CBR mencapai 13,21%, atau meningkat sebesar 18,27%. Namun, pada variasi 20%, nilai CBR mengalami penurunan menjadi 9,88%, dengan persentase penurunan sebesar 25,21%. Kata kunci: Tanah Lanau, serbuk batu bata merah, stabilisasi, pemadatan, CBR.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tanah Lanau, serbuk batu bata merah, stabilisasi, pemadatan, CBR. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Paras Septiyani Putri | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 06:52 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Feb 2026 06:52 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
