EKSISTENSI LEMBAGA ADAT SYARIAH DONGGO (LASDO) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KECAMATAN DONGGO KABUTEN BIMA

M. ADI, HARYANTO (2026) EKSISTENSI LEMBAGA ADAT SYARIAH DONGGO (LASDO) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH MELALUI MEDIASI DI KECAMATAN DONGGO KABUTEN BIMA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA_M. ADI HARYANTO_NIM 2021F1A221_HUKUM.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Permasalahan sengketa pertanahan masih kerap dijumpai di Indonesia, termasuk di wilayah Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, yang disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan terhadap tanah serta adanya perbedaan klaim atas hak kepemilikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan dan peran Lembaga Adat Syariat Donggo (LASDO) dalam penyelesaian sengketa tanah melalui proses mediasi di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, khususnya yang berkaitan dengan pengakuan hak adat berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 9 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis yang dilakukan melalui penelitian lapangan, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa tanah di Kecamatan Donggo pada umumnya ditempuh melalui tahapan pengaduan, pengolahan data, serta mediasi yang difasilitasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Mediasi terbukti menjadi mekanisme yang paling efektif karena mampu menyelesaikan sengketa secara musyawarah tanpa harus menempuh proses peradilan. Selain itu, keterlibatan LASDO dengan pendekatan adat yang menjunjung tinggi nilai musyawarah dan kearifan lokal masyarakat Donggo memberikan penguatan legitimasi sosial terhadap hasil penyelesaian sengketa. Keberadaan Perda Provinsi NTB Nomor 9 Tahun 2018 menjadi landasan hukum bagi pengakuan hak adat dan peran lembaga adat dalam sistem penyelesaian sengketa, sekaligus mencerminkan penerapan prinsip keadilan restoratif yang berorientasi pada keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan substantif, dan ketertiban sosial.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHILMAN, SYAHRIAL HAQnidn0822098301
Thesis advisorHAMDI, HAMDInidn0821128118
Uncontrolled Keywords: Sengketa Pertanahan, Mediasi, Lembaga Adat Syariat Donggo, Hak Adat, Keadilan Restoratif
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 347 Hukum acara perdata dan pengadilan
300 Ilmu Sosial > 346 Hukum Privat, Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: M. Adi Haryanto
Date Deposited: 27 Feb 2026 03:28
Last Modified: 27 Feb 2026 03:28
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14433

Actions (login required)

View Item View Item