ANALISIS KUALITAS AIR PADA SUNGAI PEKATAN DAERAH IRIGASI DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA

MULTAZAM, ZIBRAN (2026) ANALISIS KUALITAS AIR PADA SUNGAI PEKATAN DAERAH IRIGASI DESA BENTEK KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kualitas air irigasi merupakan faktor penting yang menentukan produktivitas pertanian dan kesehatan lingkungan. Saluran irigasi berfungsi untuk mengambil air dari sumber air, membawa atau mengalirkan air dari sumber ke lahan pertanian, mendistribusikan air kepada tanaman, serta mengatur dan mengukur aliran air (Dinas Pekerjaan Umum Kulon Progo, 2022). Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2006 tentang Irigasi, jaringan irigasi adalah saluran, bangunan, dan bangunan pelengkapnya yang merupakan satu kesatuan yang diperlukan untuk penyediaan, pembagian, pemberian, penggunaan, dan pembuangan air irigasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sungai pekatan di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara berdasarkan parameter pH, salinitas, Total Suspended Solids (TSS), dan total coliform pada tiga titik lokasi yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel di Dusun Anjah (Titik 1), Dusun Dasan Bangket (Titik 2), dan Dusun Karang Kates (Titik 3). Analisis laboratorium dilakukan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan hasilnya dibandingkan dengan baku mutu air irigasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, standar FAO, dan pedoman WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH berkisar antara 7,47-7,55 (memenuhi baku mutu 6,5-8,5), salinitas <0,01 dS/m (sangat baik untuk irigasi), dan TSS berkisar 2,50-19,0 mg/L (di bawah batas maksimum 400 mg/L). Namun, parameter total coliform menunjukkan variasi signifikan dengan nilai 350 MPN/100mL di Titik 1, 3.100 MPN/100mL di Titik 2, dan 16.000 MPN/100mL di Titik 3. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas air di Titik 1 tergolong baik untuk semua parameter, sedangkan Titik 2 dan Titik 3 mengalami kontaminasi mikrobiologis yang melebihi baku mutu. Diperlukan upaya pengendalian pencemaran melalui perbaikan sistem sanitasi, pengaturan aktivitas peternakan, pembersihan saluran secara rutin, dan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sistem irigasi dan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAHMAD, FATHONInidn0002027609
Thesis advisorSIRAJUDDIN, H. ABDULLAHnidn0001017123
Uncontrolled Keywords: air, irigasi, kualitas
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 630 Pertanian & Ilmu Berkaitan
Divisions: Fakultas Pertanian > Teknik Pertanian > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Unnamed user with email multazamgibran @gmail.com
Date Deposited: 13 Feb 2026 06:39
Last Modified: 13 Feb 2026 06:39
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14351

Actions (login required)

View Item View Item