MAKNA DAN NILAI-NILAI SOSIAL RELIGIUS TETULAQ DESA MASYARAKAT TRADISIONAL DI PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

LALU, GIRI ABIANDRA (2026) MAKNA DAN NILAI-NILAI SOSIAL RELIGIUS TETULAQ DESA MASYARAKAT TRADISIONAL DI PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki kekayaan budaya dan tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun, salah satunya adalah tradisi Tetulaq Desa yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Tradisi Tetulaq Desa merupakan ritual adat yang sarat dengan makna dan nilai-nilai sosial religius, seperti rasa syukur kepada Allah SWT, permohonan keselamatan, penolak bala, serta penguatan solidaritas dan kebersamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan nilai-nilai sosial religius yang terkandung dalam tradisi Tetulaq Desa, mengetahui peran masyarakat dan pemerintah desa dalam pelestariannya, serta mendeskripsikan tata cara pelaksanaan tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang meliputi tokoh adat, tokoh agama, perangkat desa, generasi muda, dan masyarakat Desa Pringgabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Tradisi Tetulaq Desa mengandung nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, solidaritas, dan silaturahmi, serta nilai religius yang tercermin dalam doa, rasa syukur, keikhlasan, dan penyerahan diri kepada Allah SWT. (2) Masyarakat dan pemerintah desa memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi melalui partisipasi aktif, dukungan kebijakan, serta upaya dokumentasi dan edukasi kepada generasi muda. Dengan demikian, tradisi Tetulaq Desa tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai sosial religius dalam kehidupan masyarakat di tengah arus modernisasi. (3) Tradisi Tetulaq merupakan rangkaian adat yang dilaksanakan secara terstruktur dan sakral, serta mengandung makna simbolik yang mendalam. Setiap tahapan, mulai dari pembacaan takepan hingga persiapan berbagai perlengkapan adat, mencerminkan nilai historis, spiritual, dan filosofis tentang kehidupan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi Tetulaq tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi warisan budaya yang sarat makna dan terus diwariskan secara turun-temurun.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorKAMALUDDIN, KAMALUDDINnidn0031125624
Thesis advisorZEDI, MUTTAQINnidn0821128402
Uncontrolled Keywords: Tradisi Tetulaq Desa, Nilai Sosial Religius, Budaya Local.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 305 Kelompok Sosial
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Lalu Giri Abiandra
Date Deposited: 12 Feb 2026 05:58
Last Modified: 12 Feb 2026 05:58
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14316

Actions (login required)

View Item View Item