PENYELESAIAN TINDAK PIDANA RINGAN MELALUI JALUR NON PENAL DENGAN PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE ( STUDI DI POLSEK MASBAGIK)

TANIA, MAULIDA BABGIE (2026) PENYELESAIAN TINDAK PIDANA RINGAN MELALUI JALUR NON PENAL DENGAN PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE ( STUDI DI POLSEK MASBAGIK). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CEK_LIDA_.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum, proses pelaksanaan, serta kendala yang dihadapi dalam penyelesaian tindak pidana ringan melalui jalur non penal dengan pendekatan restorative justice di Polsek Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana penerapan restorative justice dilakukan oleh aparat kepolisian sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana yang lebih mengedepankan keadilan restoratif, pemulihan hubungan sosial, serta kepentingan korban dan pelaku. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris, dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan sosiologis, dan pendekatan kasus. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan untuk mengkaji ketentuan hukum yang berlaku, serta data lapangan yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan aparat kepolisian dan pihak terkait di Polsek Masbagik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana ringan di Polsek Masbagik telah memiliki dasar hukum yang jelas, baik yang bersumber dari peraturan perundang-undangan maupun kebijakan internal kepolisian. Proses penyelesaian perkara dilakukan melalui musyawarah antara pelaku, korban, dan pihak terkait dengan tujuan mencapai kesepakatan damai yang adil dan berimbang, tanpa melanjutkan perkara ke proses peradilan pidana. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, antara lain keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai konsep restorative justice, kurangnya partisipasi aktif dari para pihak, serta adanya hambatan teknis dan administratif dalam proses penyelesaian perkara. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi kepada masyarakat serta penguatan peran dan kapasitas aparat penegak hukum agar penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana ringan dapat berjalan secara optimal dan efektif.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorEDI, YANTOnidn0809058503
Thesis advisorFAHRURROZI, FAHRURROZInidn0817079001
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian, Tindak Pidana Ringan, Restorative Justice
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Unnamed user with email lidababgie23@gmail.com
Date Deposited: 06 Feb 2026 06:25
Last Modified: 06 Feb 2026 06:25
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14116

Actions (login required)

View Item View Item