MUHAMMAD, FIKRI (2026) ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BAN BEKAS TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH PASIR BERLEMPUNG (Studi Kasus: Dusun Emete, Kecamatan Pujut Lombok Tengah). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
This is the latest version of this item.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILITARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tanah memiliki peran penting dalam kestabilan suatu bangunan. Tanah pasir berlempung merupakan jenis tanah yang terdiri dari campuran partikel pasir dan lempung, dengan sifat plastis sedang, daya dukung relatif lebih baik dibanding pasir murni, namun masih sensitif terhadap perubahan kadar air. Untuk meningkatkan kekuatan geser tanah pasir berlempung, diperlukan tindakan yang tepat, salah satunya melalui penambahan limbah ban bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah ban bekas (LBB) terhadap peningkatan kekuatan geser tanah pasir berlempung, fokus pada kondisi optimum. Metode penelitian yang digunakan adalah uji geser langsung (direct shear test) untuk menentukan parameter kekuatan geser tanah, yaitu nilai kohesi dan sudut geser dalam. Pengujian dilakukan pada sampel tanah yang dicampur limbah ban bekas (LBB) dengan variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% terhadap berat tanah, guna mengetahui pengaruh penambahan (LBB) terhadap perubahan karakteristik dan peningkatan kekuatan geser tanah. Tanah diambil dari Dusun Emete, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia, dan diuji di laboratorium sesuai prosedur standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dari Dusun Emete, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah memiliki kadar air tanah asli sebesar 31,93%, berat volume 1,24 gr/cm³, berat jenis (Gs) 2,16 gr/cm³, lolos saringan No.200 sebesar 46,50%, batas cair (LL) 50,18%, dan batas plastis (PL) 31,80%, plastisitas indeks (PI) 18,38%. Sifat mekanik tanah asli menunjukkan nilai berat volume kering maksimum (MDD) 1,286 gr/cm³, kadar air optimum (OMC) 20,17%, kohesi (c) 0,226 kg/cm², dan sudut geser dalam (φ) 19,953°, serta berdasarkan klasifikasi USCS termasuk kelompok SC (pasir berlempung). Penurunan kadar air dari 31,93% (tanah asli) menjadi 20,63% (tanah optimum) menyebabkan derajat kejenuhan menurun dari 32,2% menjadi 23,7%, yang berdampak pada peningkatan kuat geser tanah, ditunjukkan oleh kenaikan kohesi dari 0,266 kg/cm² menjadi 0,354 kg/cm² dengan kenaikan 33,08% dan sudut geser dalam dari 19,953° menjadi 21,401°dengan kenaikan 7,26%. Hasil uji direct shear test menunjukkan bahwa penambahan limbah ban bekas (LBB) meningkatkan nilai kohesi dari (tanah asli) 33,08% (0% LBB), 31,92% (2,5% LBB), 48,82% (5% LBB), kemudian menurun 13,53% pada (7,5% LBB) dan 12,31% (10% LBB), dengan peningkatan total dari (tanah asli) 161,35% hingga (5% LBB). Pola serupa terjadi ada sudut geser dalam, meningkat dari (tanah asli) 7,26% (0% LBB), 14,91% (2,5% LBB), 27,65% (5%LBB), dan menurun 8,96% (7,5% BB) dan 10,42% (10% LBB), dengan peningkatan total dari (tanah asli) 57,33% hingga (5% LBB).
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pasir Berlempung, Parameter Kuat Geser, Optimum, Limbah Ban Bekas, Direct Shear Test | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Muhammad Fikri | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 02:43 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Feb 2026 02:43 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/14048 |
Available Versions of this Item
- ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH BAN BEKAS TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH PASIR BERLEMPUNG (Studi Kasus: Dusun Emete, Kecamatan Pujut Lombok Tengah). (deposited 09 Feb 2026 02:43) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |
