PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL KAIN TENUN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DUSUN SADE DESA REMBITAN LOMBOK TENGAH

ARIA, AHMAD WATONI (2026) PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL KAIN TENUN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DUSUN SADE DESA REMBITAN LOMBOK TENGAH. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana kearifan lokal berupa kain tenun dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah. Fokus utama penelitian meliputi bentuk, makna, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi menenun, beserta mekanisme pewarisannya yang masih dijaga oleh masyarakat sebagai bagian dari identitas budaya yang khas. Selain itu, penelitian ini menelaah peran kain tenun sebagai daya tarik wisata yang memiliki kontribusi penting terhadap dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam kerangka pembangunan pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik menenun, pemanfaatannya dalam kegiatan kepariwisataan, serta tantangan dan strategi pelestarian yang ditempuh oleh masyarakat dan pihak terkait. Pendekatan ini memberikan ruang bagi peneliti untuk mengidentifikasi nilai-nilai budaya, dinamika sosial, serta persepsi masyarakat lokal terhadap upaya pelestarian kain tenun sebagai wujud kearifan lokal. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa kain tenun di Dusun Sade tidak hanya berfungsi sebagai produk kerajinan, tetapi juga merupakan representasi identitas budaya masyarakat Sasak yang sarat dengan nilai filosofis dan spiritual. Tradisi menenun memiliki hubungan erat dengan peran perempuan sebagai penjaga utama proses pewarisan dan keberlanjutan praktik budaya tersebut. Pemanfaatan kain tenun sebagai atraksi wisata memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi perempuan yang memperoleh penghasilan melalui kegiatan menenun dan penjualan hasil tenun. Meskipun demikian, terdapat sejumlah kendala seperti berkurangnya minat generasi muda, kecenderungan komersialisasi, dan perubahan sosial yang mengancam keaslian tradisi. Oleh sebab itu, diperlukan upaya pelestarian yang melibatkan masyarakat, pemerintah, serta pelaku pariwisata agar keberlanjutan budaya kain tenun tetap terjaga sejalan dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Dusun Sade.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSRI, REJEKInip196612101993032002
Thesis advisorALIAHARDI, WINATAnidn0814098601
Uncontrolled Keywords: Kain Tenun, Kearifan Lokal, Budaya Sasak, Pariwisata Berkelanjutan, Dusun Sade.
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 306 Kebudayaan & Pranata
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Aria Ahmad Watoni
Date Deposited: 03 Feb 2026 05:44
Last Modified: 03 Feb 2026 05:44
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/13968

Actions (login required)

View Item View Item