PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PELECEHAN SEKSUAL SELAMA PROSES PENYIDIKAN (STUDI KASUS DI POLRES LOMBOK UTARA)

AHMAD, DAVIQ ALFAN (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN PELECEHAN SEKSUAL SELAMA PROSES PENYIDIKAN (STUDI KASUS DI POLRES LOMBOK UTARA). undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di wilayah hukum Polres Lombok Utara dari tahun ke tahun. Anak sebagai korban tindak pidana pelecehan seksual merupakan pihak yang sangat rentan dan membutuhkan perlindungan hukum yang maksimal, khususnya pada tahap penyidikan. Perlindungan ini menjadi penting karena anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh pihak kepolisian, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lombok Utara kepada anak korban pelecehan seksual selama proses penyidikan, serta untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Perundang- Undangan, pendekatan kasus dan pendekatan sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum yang diberikan meliputi pendampingan psikologis, perlindungan identitas, serta pemeriksaan medis yang sesuai standar. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, keterbatasan anggaran, serta belum optimalnya koordinasi antar lembaga terkait. Selain itu, faktor sosial budaya di masyarakat juga turut memengaruhi keberanian korban dan keluarga untuk melapor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun perlindungan hukum terhadap anak korban pelecehan seksual telah diupayakan, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan aparat, penguatan regulasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembaruan sistem perlindungan anak yang lebih responsif dan berkeadilan.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHILMAN, SYAHRIAL HAQnidn0822098301
Thesis advisorFAHRURROZI, FAHRURROZInidn0817079001
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Anak Korban, Pelecehan Seksual, Proses Penyidikan
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 345 Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Ahmad Daviq Alfan
Date Deposited: 26 Aug 2025 03:36
Last Modified: 26 Aug 2025 03:36
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/11866

Actions (login required)

View Item View Item