SUCI, RAHMAWATI (2026) PENGARUH MODEL GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran sistem pernapasan manusia. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan, namun praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berpusat pada guru dan kurang mendorong partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, model GQGA dipilih karena menekankan keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan tanya jawab terstruktur yang dapat merangsang proses berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Paremas yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran GQGA, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Samples T-Test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran GQGA berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi, yaitu 93,78, dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 72,7, adanya perbedaan yang signifikan berdasarkan hasil uji Independent Samples T-Test, serta nilai N-Gain kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GQGA lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran sistem pernapasan manusia.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Giving Question and Getting Answer (GQGA), kemampuan berpikir kritis, sekolah dasar, sistem pernapasan manusia | |||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan 300 Ilmu Sosial > 372 Pendidikan Dasar |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Suci Rahmawati | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 07:01 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Feb 2026 07:01 | |||||||||
| URI: | http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/13826 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
