PERKAWINAN ADAT MERARIQ DAN TRADISI SELABAR DI MASYARAKAT SUKU SASAK

HILMAN, SYAHRIAL HAQ (2016) PERKAWINAN ADAT MERARIQ DAN TRADISI SELABAR DI MASYARAKAT SUKU SASAK. Perspektif, 21 (3). pp. 157-167. ISSN 1410-3648

[img] Text (Article)
4. Jurnal.pdf

Download (275kB)
[img] Text (Peer Review)
4. Peer Review.pdf

Download (295kB)
[img] Text (Similarity Check)
4. (Similarity Check).pdf

Download (3MB)

Abstract

Merariq sebagai tradisi perkawinan adat di masyarakat suku Sasak ternyata menyimpan potensi konflik yang tidak jarang berakhir dengan sengketa, karena diawali dengan peristiwa memaling atau mencuri atas dasar persetujuan si gadis dari kekuasaan orangtuanya, sebagai wujud sikap ksatria sekaligus bentuk keseriusan si laki-laki untuk menikahi si gadis. Namun di tengah kelemahannya ternyata sistem merariq telah menyediakan sarana alternatif penyelesaian berupa pelaksanaan negosiasi antara perwakilan pihak calon mempelai laki-laki dengan keluarga calon mempelai perempuan yang diistilahkan dengan selabar untuk menyepakati pembayaran ajikrame dan pisuke guna menuju perdamaian para pihak.

Item Type: Article
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Hukum
Divisions: Kepegawaian UMMAT > Angka Kredit Dosen
Depositing User: NANI SULISTIANINGSIH
Date Deposited: 26 Jul 2022 05:25
Last Modified: 26 Jul 2022 05:25
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/5131

Actions (login required)

View Item View Item