GANGGUAN BERBAHASA VERBAL PADA PENYANDANG DOWN SINDROM DI KECAMATAN KILO KAJIAN FONOLOGI

Tamrin, Tamrin (2019) GANGGUAN BERBAHASA VERBAL PADA PENYANDANG DOWN SINDROM DI KECAMATAN KILO KAJIAN FONOLOGI. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB) | Request a copy
[img] Text
COVER- BABIII.pdf

Download (932kB)
[img] Text
BAB V-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Manusia sebagai mahluk sosial memerlukan bahasa sebagai komunkasi pendukung dalam setiap interaksi terhadap sesama, down sindrom merupakan kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental yang diakibatkan adanya kegagalan pada sepasang kromoson 21 (trisony 21). Maka dapat dirumuskan bagaimanakah bentuk gangguan berbahasa verbal penyandang down sindrom pada tatanan fonologi, kemudian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan seorang anak lahir dengan cacat kromosom seperti down sindrom, yang dijadikan sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, cakap semuka, teknik catat dan teknik rekam pada penyandang down sindrom dan orang Tuanya. Peneliti juga mengamati secara langsung bentuk gangguan berbahasa pada penyandang down sindrom yang di jadikan sampel penelitian sehingga ditemukan bentuk gangguan berbahasa pada penyandang down sindrom sehingga Penelitian disajikan secara deskriptif kualitatif dengan menjabarkan faktor penyebab terjadinya down sindrom seperti umur ibu. Upaya apa saja yang dilakukan orang tua terhadap penyandang down sindrom. Dalam pembahasan di gambarkan bentuk gangguan berbahasa dan keterlambatan berbicara pada penyandang down sindrom, (idi)= kidi yang bisa berarti berdiri, (inga)= lingga yang berarti bantal, (Ffiko)= Fiko yang berarti telinga. Demikian gangguan berbahasa saat melakukan komunikasi pada objek penelitian yang terputus-putus. Hal ini disebabkan lidahnya yang pendek dan tidak menyentuh langit-langait mulut sehingga pelafalan kosa katanya tidak begitu jelas. Penyebab lain pelafalannya terdengar bindeng karena gangguan artikulasi antara mulut dan rongga hidung. Kata kunci: Gangguan Berbahasa, Penyandang Down Sindrom dan Fonogi.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
ReviewerAhmad, H. MusUNSPECIFIED
ReviewerIrma, SetiawanUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Repository Institusi UMMAT
Subjects: 400 Bahasa > 410 Linguistik, Bahasa Indonesia
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: Bahaudin Bahaudin
Date Deposited: 10 Dec 2019 04:03
Last Modified: 05 Jul 2021 03:20
URI: http://repository.ummat.ac.id/id/eprint/496

Actions (login required)

View Item View Item