Mukhtar, Toyyib (2026) PENERAPAN SISTEM DRAINASE RAMAH LINGKUNGAN (ECO DRAINAGE) BERBASIS LUBANG BIOPORI DAN PEMANENAN AIR HUJAN (PAH) SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF ANTISIPASI GENANGAN BANJIR DI PERUMAHAN AMARIS GREEN HILL, KEC. GUNUNG SARI. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
Summarity Chek (Mukhtar Toyyib).pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA .pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Permasalahan genangan banjir pada kawasan permukiman umumnya disebabkan oleh meningkatnya limpasan air hujan akibat berkurangnya daerah resapan dan sistem drainase konvensional yang kurang optimal. Perumahan Amaris Green Hill di Kecamatan Gunung Sari merupakan salah satu kawasan yang sering mengalami genangan pada saat curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan saluran drainase eksisting dalam menampung dan mengalirkan debit hujan, mengidentifikasi faktor–faktor penyebab terjadinya genangan banjir, serta mengkaji penerapan sistem drainase ramah lingkungan Eco-Drainage berbasis lubang biopori dan pemanenan air hujan (PAH) sebagai alternatif penanganan genangan banjir. Metode peneltian yang digunakan adalah metode kovensional dan analisa software SWMM. Metode konvensional dengan perhitungan hidrologi dan hidrolika yang meluputi intensitas hujan, debit banjir rencana, debit limbah, dimensi saluran, kecepatan aliran, dan kapasitas saluran sehingga diperoleh nilai untuk mengevaluasi kinerja saluran. Sedangkan software SWMM untuk mengetahui kapasitas tinggi muka air saluran dan perencanaan Eco-Drainage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab genangan air perumahan Amaris Green Hill karena saluran drainase yang tidak terawat, perbedaan elevasi jalan,kurangnya daerah resapan air, dan kapasitas saluran yang tidak mamadai. Evaluasi kinerja saluran drainase dengan metode konvensional menunjukkan bahwa dari total 19 saluran yang ada, terdapat 10 saluran dalam kondisi aman, sedangkan berdasarkan hasil running sofware SWMM menunjukkan bahwa total 19 saluran, terdapat 5 saluran dalam kondisi aman. hal ini menunjukkan 14% saluran dalam kondisi melimpas. Penerapan eco-drainage dengan tujuan menurunkan tingkat genangan menunjukkan bahwa penggunaan 472 lubang biopori dengan diameter 30 cm dan kedalaman 100 cm mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, sehingga terjadi penurunan limpasan (runoff) sebesar 14% dari kondisi eksisting. Penurunan ini diperoleh berdasarkan hasil simulasi yang membandingkan debit limpasan sebe-lum dan sesudah penerapan lubang biopori. Selain itu, penerapan sistem Pema-nenan Air Hujan (PAH) berfungsi sebagai penampung sementara air hujan dari atap bangunan, sehingga mengurangi volume air yang langsung masuk ke sistem drainase. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem PAH mampu mengurangi genangan hingga 25%, sehingga secara signifikan membantu menurunkan beban saluran drainase esisting.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Eco Drainage, Lubang Biopori, Pemanenan Air Hujan (PAH), Genangan Banjir, SWWM (Strom Water Management Model) | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 627 Teknik Hidraulik 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil > Laporan Tugas Akhir | |||||||||
| Depositing User: | Mukhtar Toyyib | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 08:13 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 08:13 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/16200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
