NADYA, MELIANA UTAMI (2026) PROFIL DATA PASIEN TUBERKULOSIS MULTIDRUG – RESISTANT (TB-MDR) BERDASARKAN KARAKTERISTIK KLINIS DAN JENIS RESISTANT DI RUMAH SAKIT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERIODE 2024 – 2025. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis Multidrug-Resistant (TB-MDR) merupakan masalah kesehatan global dan nasional yang masih menjadi tantangan utama dalam pengendalian penyakit menular. RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat berperan sebagai pusat rujukan penanganan TB-MDR di wilayah NTB, namun gambaran lengkap profil pasien berdasarkan karakteristik klinis dan jenis resistensi belum tergambarkan secara menyeluruh. Tujuan Penelitian: Mengetahui profil data pasien TB-MDR berdasarkan karakteristik demografi, penyakit komorbid, efek samping pengobatan, riwayat TB dalam keluarga, serta jenis resistensi obat di RSUD Provinsi NTB periode 2024–2025. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder dari SITB pasien TB-MDR. Populasi berjumlah 549 pasien, sampel diperluas menjadi 300 SITB Pasien yang dipilih dengan metode simple random sampling. Data diolah menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi serta narasi. Hasil Penelitian: Dari 300 pasien yang diteliti, mayoritas berjenis kelamin laki-laki (58,00%), terbanyak pada kelompok usia 36–45 tahun (22,67%), dan bekerja sebagai petani/buruh (26,67%). Sebagian besar pasien memiliki penyakit komorbid, dengan Diabetes Melitus Tipe 2 sebagai yang terbanyak (29,33%), diikuti Hipertensi (16,00%) dan PPOK (9,67%). Efek samping pengobatan yang paling banyak dikeluhkan adalah mual (39,33%) dan nyeri sendi (23,33%), yang berkaitan dengan penggunaan obat Levofloksasin (LFX), Moksifloksasin (MFX), dan Bedakuilin (BDQ). Sebagian besar pasien memiliki riwayat TB dalam keluarga (73,00%). Jenis resistensi terbanyak adalah sekunder (59,00%).Kesimpulan: Pasien TB-MDR di RSUD Provinsi NTB didominasi oleh laki-laki usia produktif, memiliki penyakit penyerta terutama Diabetes Melitus Tipe 2, mengalami efek samping saluran cerna dan muskuloskeletal akibat obat lini kedua, serta resistensi yang sebagian besar terjadi akibat pengobatan tidak tuntas.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | TB-MDR, karakteristik klinis, penyakit komorbid, efek samping obat, jenis resistensi. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 616 Penyakit | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | NADYA MELIANA UTAMI | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:34 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:34 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15999 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
