ANALISIS PENGARUH KADAR AIR TERHADAP PENURUNAN NILAI KOHESI (c) DAN SUDUT GESER (φ) PADA TANAH LONGSORAN SEMBALUN

Lalu, Muh Azwari Adha (2026) ANALISIS PENGARUH KADAR AIR TERHADAP PENURUNAN NILAI KOHESI (c) DAN SUDUT GESER (φ) PADA TANAH LONGSORAN SEMBALUN. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CEK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, akibat kondisi topografi yang curam, material vulkanik, dan tingginya curah hujan yang meningkatkan kadar air tanah. Peningkatan kadar air menyebabkan penurunan tegangan efektif sehingga nilai kohesi (c) dan sudut geser (φ) berkurang, yang berdampak pada menurunnya kuat geser tanah dan meningkatnya potensi longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah longsoran di Desa Sembalun Bumbung serta mengetahui pengaruh variasi kadar air terhadap perubahan nilai kohesi (c) dan sudut geser (φ). Penelitian menggunakan metode laboratorium terhadap sampel tanah longsoran dari Desa Sembalun Bumbung. Pengujian meliputi sifat fisis tanah, Standard Proctor Test untuk memperoleh kadar air optimum, dan Direct Shear Test pada beberapa variasi kadar air guna menentukan nilai kohesi dan sudut geser. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui pengaruh perubahan kadar air terhadap parameter kuat geser tanah. Hasil penelitian menunjukkan tanah memiliki kadar air 14,27%, berat jenis 2,68, berat isi basah 1,41 g/cm³, serta tergolong SC (Clayey Sand) USCS dan A-2-6 AASHTO. Kadar air optimum 17,53% dengan berat volume kering maksimum 1,608 g/cm³ menghasilkan kohesi tertinggi 0,142 kg/cm² dan sudut geser 33,258°. Peningkatan kadar air secara bertahap memicu degradasi mekanis, dari kondisi asli ke 19,294% (kohesi turun 18,68%, sudut geser turun 0,08%) ke 21,048% (kohesi turun 9,46%, sudut geser 6,05%) hingga kadar air ekstrem 43,33% (kohesi turun total 70,53%, sudut geser turun total 10,32%). Peningkatan kadar air terbukti menghilangkan kapasitas ikat butiran dan memicu ketidakstabilan lereng. Hasil ini diharapkan menjadi acuan mitigasi bencana longsor. Kata kunci: tanah longsor, kadar air, kohesi, sudut geser, kuat geser tanah, Direct Shear Test.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorpujiastuti, heninidn0828087201
Thesis advisorzarkasi, ahmadnidn0819068903
Uncontrolled Keywords: tanah longsor, kadar air, kohesi, sudut geser, kuat geser tanah, Direct Shear Test.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 624 Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum > Laporan Tugas Akhir
Depositing User: LALU MUH.AZWARI ADHA
Date Deposited: 27 Aug 2026 08:44
Last Modified: 27 Aug 2026 08:44
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15974

Actions (login required)

View Item View Item