BAIQ, HERLIN SULISTENIGARA (2026) HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI SMAN 2 BAYAN. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Perilaku seksual berisiko pada remaja saat ini menjadi isu kesehatan masyarakat yang memiliki dampak yang cukup serius seperti kehamilan pra nikah,PMS dampak psikologis maupun sosial, kasus kehamilan remaja di Kabupaten Lombok utara ada 233 kasus, di wilayah Puskesmas senaru ada 71 kasus kehamilan remaja pada tahun 2025 dan 26 kasus sampai bulan Juni 2026 ini dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya pola komunikasi orang tua dan tingkat pengetahuan remaja terkait seksualitas.Tujuan: mengetahui Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja.Metode:Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SMA 2 Bayan pada bulan Juni 2026 dengan jumlah sampel 82 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: sebagian besar responden memiliki pola komunikasi orang tua disfungsional sebanyak (82,9%), tingkat pengetahuan rendah sebanyak (82,9%), dan perilaku seksual berisiko sedang sebanyak (51,2%). Analisis menggunakan uji Spearman Rank dengan hasil adanya hubungan yang signifikan antara pola komunikasi orang tua dan tingkat pengetahuan dengan perilaku seksual berisiko pada remaja dengan nilai p = <0,05.Kesimpulan: Ada Hubungan antara Pola komunikasi orang tua dengan perilaku seksual beresiko pada remaja dengan p value = 0,016 Ada Hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seksual beresiko pada remaja dengan p value = 0,000. Oleh karena itu, semakin baik pola komunikasi orang tua dan semakin tinggi pengetahuan remaja, maka kecenderungan perilaku seksual berisiko pada remaja semakin rendah.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pola Komunikasi Orang Tua,Pengetahuan,Perilaku Seksual Beresiko,Remaja | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 618 Ginekologi dan Obstetri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan | |||||||||
| Depositing User: | Baiq Herlin Sulistenigara | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:09 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:17 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15931 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
