HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KETEPATAN APOTEKER DALAM MENGELOLA OBAT SISA, OBAT RUSAK DAN OBAT KADALUWARSA DIAPOTEK TIGA KECAMATAN WILAYAH KOTA MATARAM

IRMA, APRIANINGSIH (2026) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KETEPATAN APOTEKER DALAM MENGELOLA OBAT SISA, OBAT RUSAK DAN OBAT KADALUWARSA DIAPOTEK TIGA KECAMATAN WILAYAH KOTA MATARAM. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.

[img] Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text
SIMILARITY CHECK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pengelolaan obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian untuk menjamin mutu obat, keselamatan pasien, serta mencegah penyalahgunaan obat dan pencemaran lingkungan. Apoteker memiliki tanggung jawab melaksanakan pengelolaan obat sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi ketepatan pengelolaan obat adalah tingkat pengetahuan apoteker mengenai penyimpanan, pemisahan, penanganan, dan pemusnahan obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan apoteker dengan ketepatan pengelolaan obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa di apotek wilayah Kota Mataram. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri atas 37 apoteker yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang, 16% kategori cukup, dan 14% kategori baik. Ketepatan pengelolaan obat menunjukkan 3% responden berada pada kategori tepat dan 97% pada kategori tidak tepat. Hasil uji Spearman Rank memperoleh nilai koefisien korelasi r = 0,369 dengan nilai signifikansi p = 0,025, yang menunjukkan adanya hubungan positif dengan kekuatan hubungan rendah antara tingkat pengetahuan apoteker dan ketepatan pengelolaan obat sisa, obat rusak, dan obat kedaluwarsa. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan apoteker dengan ketepatan pengelolaan obat di apotek wilayah Kota Mataram. Peningkatan pengetahuan apoteker diharapkan dapat mendukung penerapan pengelolaan obat sesuai standar sehingga mutu pelayanan kefarmasian dan keselamatan pasien semakin meningkat.

Item Type: Thesis (undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNUR, FURQANInidn0814118801
Thesis advisorNURSELA, HIJRIANInuptk3336771672230283
Uncontrolled Keywords: Tingkat pengetahuan, Apoteker, Pengelolaan obat, Obat kedaluwarsa.
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.1 Obat-obatan, Materi Medika
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Depositing User: Irma Aprianingsih
Date Deposited: 26 Aug 2026 08:28
Last Modified: 26 Aug 2026 08:28
URI: https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15787

Actions (login required)

View Item View Item