IKE, KHAERANI PUTRI (2026) POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI POLAR DAN SEMIPOLAR DAUN ASHITABA (Angelica keiskei) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus. undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Mataram.
|
Text
COVER-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
SIMILARITY CHECK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Staphylococcus aureus adalah bakteri gram positif patogen oportunistik yang menjadi penyebab berbagai infeksi kulit, saluran pernapasan dan aliran darah. Meningkatnya kasus resistensi terhadap antibiotik konvensional mendorong dilakukannya penelusuran potensi antibakteri tanaman bahan alam, salah satunya tanaman Ashitaba (Angelica keiskei). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri fraksi polar dan semipolar daun tanaman ashitaba terhadap bakteri s. aureus. Serbuk simplisia daun ashitaba dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian difraksinasi (ekstraksi cair-cair) menggunakan pelarut etil asetat dan aquadest. Masing-masing fraksi kemudian dipekatkan lalu diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Pada penelitian ini diperoleh fraksi semipolar (etil asetat) sebanyak 2,81 g (3,93%) dan fraksi polar (air) sebanyak 35,47 g (49,58%). Fraksi polar daun ashitaba diketahui mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin serta terpenoid/steroid. Sedangkan fraksi semipolar hanya mengandung alkaloid, flavonoid dan tanin. Fraksi polar pada konsentrasi 5-15% menunjukkan aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat sebesar 1,53-1,97 mm (kategori lemah). Sedangkan fraksi semipolar menghasilkan diameter zona hambat sebesar 10,87-14,17 mm (kategori sedang). Diameter zona hambat yang dihasilkan kedua fraksi masih lebih rendah dibandingkan dengan tetrasiklin sebagai antibakteri standar (25,00 mm). Penelitian ini menunjukkan bahwa daun ashitaba menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap s.aureus, dimana fraksi semipolar memiliki potensi antibakteri yang lebih baik dibandingkan fraksi polar.
| Item Type: | Thesis (undergraduate) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ashitaba, antibakteri, staphylococcus aureus, fraksi polar, fraksi semipolar. | |||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu Terapan > 615 Farmakologi dan Terapi Farmakologi > 615.3 Obat-obatan Organik | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | IKE KHAERANI PUTRI | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:31 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:31 | |||||||||
| URI: | https://repository.ummat.ac.id/id/eprint/15676 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
